7+ Tari Tradisional BENGKULU Lengkap beserta Penjelasan

Tari Tradisional Bengkulu Lengkap

Kembali lagi bersama admin Senipedia di sini. Pada kesempatan kali ini saya akan kembali mengulas mengenai jenis Tarian Daerah yang ada di Indonesia, dan untuk kali ini kita fokuskan kepada Tari Tradisional Bengkulu lengkap.

Jika sebelumnya saya telah mengulas mengenai Tari Adat Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Jambi, maka kali ini adalah provinsi berikutnya yakni Bengkulu.

Rencananya akan saya Urutkan dari paling atas hingga paling bawah dari daftar provinsi di Indonesia, Insya Allah. Ini sebenarnya bukan tanpa sebab. Saya membuat artikel mengenai tarian tradisional ini karena ketertarikan Saya kira dunia seni.

Selain itu juga karena Keinginan saya untuk terus mempromosikan daftar Tari Tradisional di Indonesia, mengingatkan, menjaga dan dalam ajang melestarikan kebudayaan langka tanah air.

Daftar Tari Daerah asal Bengkulu

Bengkulu adalah sebuah provinsi yang ada di bagian darat buaya Pulau Sumatera, ibukota Kota Bengkulu, dengan total luas wilayah 19.788,70 km dan kepadatan penduduk 96,25 jiwa/km (2017).

Provinsi Bengkulu tersohor dengan bunga bangkai mereka yang dinobatkan sebagai bunga terbesar di dunia dan diberi nama Raflesia Arnoldi.

Selain itu, kekayaan seni dan budaya yang ada di Bengkulu juga tidak bisa disepelekan. Bengkulu memiliki kerajinan tradisional bernama Batik Besurek.

Batik Basurek adalah kain batik yang dihiasi huruf-huruf Arab gundul, dan diakui secar sah oleh pemerintah Republik Indonesia sebagi salah satu bagian warisan budaya Republik Indonesia

Keeksistensiannya juga turut dalam memperkaya khazanah budaya di Indonesia. Kebudayaan Bengkulu memiliki beberapa ciri berbeda karena dipengaruhi oleh suku-suku berbeda yakni kebudayaan suku Rejang, suku Serawai, dan suku Lembak.

Misalnya Budaya tabut, yang merupakan satu kultur unik dengan memadukan tradisi lokal dengan Islam Syiah secara kultural. Bisa dibilang, Budaya Islamisasi sangat kenal disini.

Tidak sampai disitu, Bengkulu juga telah lama terkenal dengan kesenian lain terutama dalam bidang Tari. Nah, dibawah ini adalah beberapa Tari Tradisional Bengkulu beserta penjelasan secara lengkap.

Tari Ganau

Tarian ini dimainkan oleh pria dan wanita secara berbarengan, dengan diiringi diiringi Alat musik seperti kendang, mandolin, dan rebab. Dalam penampilannya terlihat lelah semangat yang membara dan kerjasama di antara para penari.

Mengenakan pakaian adat Bengkulu ini diawali dengan gerakan yang lemah gemulai dan lembut serta alunan musik yang lamban. Namun setelah beberapa lama, musik dan gerakan akan perlahan cepat dan dinamis.

Irama Melayu asli terkandung didalamnya, serta dengan kekuatan yang mampu berikan pesona bagi para penonton, serta emosional para penari itu sendiri.

Tari Andun

Secara garis besar Tari Andun bermakna sebagai puja-puji atau ucapan rasa terima kasih terhadap Tuhan Yang Maha Esa karena telah memberikan hasil panen yang melimpah.

Untuk penampilannya sendiri cari ini dimainkan oleh pria dan wanita serta bisa kamu saksikan di berbagai acara-acara adat maupun informal lainnya misalnya seperti pernikahan.

Keunikan dari tarian ini adalah di awal penciptaannya pada zaman dahulu, tarian ini dijadikan sebagai ajang pencarian jodoh bagi para muda-mudi di sana.

Namun seiring berkembangnya zaman prakteknya hari ini telah berubah fungsi yakni sebagai hiburan Semata, serta sebagai ungkapan rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang melimpah.

Tari Persembahan

Asik di seluruh provinsi yang bernuansa Melayu tari persembahan adalah sebuah tarian yang dilaksanakan di anggap wajib ada di sana. Kita lihat seperti Sumatera Barat Aceh Riau dan Jambi.

Antara satu provinsi dengan provinsi lain, makna tarian ini sendiri juga tidak jauh berbeda, yakni sama-sama ditujukan untuk menyambut tamu atau tokoh penting yang berkunjung ke daerah mereka.

Musik pengiring dalam tarian ini disebut gong dan kalintang, serta mengenakan pakaian khas adat Bengkulu , baik penari pria maupun wanita.

Tari Kejai

Tari Tradisional Bengkulu berikutnya bernama Kejai. Untuk kamu ketahui, Tari Kejai merupakan sebuah tarian yang pamornya telah menusuk kancah internasional, karena telah mengikuti berbagai pementasan besar.

Selain itu, tari ini hanya akan terlihat pada acara-acara tertentu saja, yakni saat panen raya, dimainkan oleh kaum pria dan wanita yang sebelumnya telah lihai dalam menari.

Tarian ini memiliki keunikan tersendiri, karena hanya akan diselenggarakan pada saat malam hari, dengan pencahayaan lampu Lampion, dan menggunakan Pola Lantai dalam Tari berupa Lingkaran.

Sedangkan alat musik pengiringnya berupa gong, seruling, dan kulintang, dengan irama musik khas asli melayu, dan pakaian adat Bengkulu.

Tari Lanan Balek

Tari daerah Bengkulu yang satu ini diangkat dari sebuah dongeng masa lalu, yang ceritanya mirip dengan Kisah Jaka Tarub dan Bidadari yang sedang mandi di sungai.

Pada zaman dahulu, ada seorang bidadari yang turun ke bumi. Sesampainya di bumi, Dia kehilangan selendangnya sehingga dia tidak bisa kembali ke tempat asal.

Hingga Suatu hari, ia menemukannya kembali dan memutuskan untuk pulang, meskipun harus meninggalkan suaminya di bumi. Cerita ini menjadi inspirasi dalam gerakan Tari Lanan Balek.

Untuk kostumnya sendiri, mengenakan pakaian adat Melayu Bengkulu dengan properti sebuah kipas di tangan kanan, dan kalung berbentuk mutiara warna kuning yang panjang.

Tari Bidadari Teminang Anak

Tari ini berasal dari Rejang Lebong. Dari namanya saja kita sudah bisa membayangkan Seperti apa makna dan gerakan dalam tarian ini yakni seorang bidadari yang sedang meminang anaknya.

Tarian Bidadari Teminang Anak ini diperagakan oleh kaum pria dan wanita berjumlah 8-16 orang, dengan mengenakan properti berupa selendang dan penutup kepala.

Dibalik nama tairan ini pasti ada cerita tersendiri dari sang penciptanya, tugas kita sebagai generasi penerus hanya perlu melestarikannya hingga ke anak cucu kita kelak.

Tari Tabot

Tari tradisional Jambi berikutnya bernama Tabot. Makna dari tarian ini adalah mengenang kehebatan dan kemasyuran dari cucu Nabi Besar Muhammad SAW, yakni Husein Bin Ali Abi Thalib ketika berhadapan dengan Ubaidillah bin Zaid di padang Karbala, Irak.

Selain itu, Tarian tabot juga untuk menghormati keturunan dari Syeh Buhanuddin, yaitu Imam Senggolo dan memiliki cucu yang dikemudian menjadi keluarga tabot.

Tarian ini di lakukan pada tanggal 1-10 muharam setiap tahunnya, dimainkan oleh kaum pria dan wanita, dengan properti berupa tongkat yang ujungnya diberi hiasan / pernak-pernik.

Penutup

Itulah tadi Nama tari daerah asal Bengkulu. Sebenarnya, masih banyak jenis tari lainnya, hanya saja minimnya penyebaran informasi dan referensi yang ada, sehingga tidak bisa saja ulas disini.

Lainnya antara lain adalah Tari Tombak Kerbau, Tari Putri Gading Cempaka, Tari Pukek dan Tari Topeng. Keseluruhan tarian yang ada mempunyai makna, gerakan, pesan dan kesan yang bervariasi.

Baca juga Artikel Serupa :

Nah, demikianlah, daftar Tari Tradisional Bengkulu dan penjelasan lengkap. Semoga ulasan diatas bisa menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kamu mengenai nama tarian daerah Bengkulu yang fenomenal dan langka. (Ref)

Tinggalkan komentar