6 Perbedaan Musik Tradisional dan Modern (Lengkap)

Perbedaan Seni Musik Tradisional dan Modern – Indonesia adalah sebuah negara berkembang dengan jumlah suku, budaya dan kesenian yang sangat melimpah, salah satunya adalah perkembangan seni musik di indonesia.

Seni musik sejatinya telah ada sejak zaman nenek moyang, dan sampai saat ini terus mengalami perkembangan seiring peradaban manusia yang semakin tua, sehingga timbullah beberapa perbedaan antara seni musik tradisional dan modern , seperti yang kamu temui hari ini.

Musik merupakan kombinasi dari beberapa elemen sumber suara, yang tergabung menjadi sebuah harmoni yang sangat indah dan enak didengar.

Pada jenis musik tradisional, umumnya dimanfaatkan sebagai pengiring, ekspresi, dan hiburan, Begitu juga dengan jenis musik modern.

Namun tahukah kamu, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, perubahan tatanan masyarakat dan penerapan bahan yang tidak sama akhirnya menciptakan perbedaan musik tradisional dan modern.

Perbedaan musik daerah dengan modern sangatlah menonjol, selain alat dan kegunaannya, masih banyak hal yang menjadikan kedua seni musik ini menjadi sangat berbeda.

Meskipun begitu, bukan berarti jenis seni musik tradisional harus dilupakan, melainkan terus dilestarikan.

Inilah Perbedaan Musik Tradisional dan Modern

Lalu, apa perbedaannya? Pada kesempatan kali ini Admin Senipedia akan menguraikan mengenai beberapa perbedaan musik tradisional dan modern, dengan mencermati beberapa tolok ukur serta berbagai pertimbangan. Oke langsung saja, check this out!.

1. Sejarah Kemunculan

Dilihat dari sejarahnya, perbedaan antara musik tradisional dan modern sangat terlihat disini. Pada dasarnya, kemunculan musik tradisional di tengah-tengah masyarakat adalah akibat dari kebutuhan akan berbagai hal, di dalam masyarakat itu sendiri.

Banyaknya masyarakat yang menganut paham Animisme dan Dinamisme pada masa itu, musik dijadikan pelengkap dalam berbagai kegiatan ritual dan upacara adat. Selain itu juga dijadikan sebagai media hiburan dan pengekspresian diri.

Itulah mengapa musik tradisional sangat kental dengan nilai-nilai budaya, yang terdapat pada suatu daerah, bahkan sebuah aliran musik yang khusus dijadikan sebagai jati diri dan tanda pengenal suatu wilayah pada zaman dahulu.

Sedangkan seni musik modern lebih cenderung dijadikan sebagai media hiburan, dan penyampaian ekspresi semata.

Musik modern berkembang dengan pesat sebagai bentuk dalam mempraktekkan alat-alat musik modern yang kian maju.

Jarang sekali kita temukan adanya aliran musik modern yang punya keterkaitan dengan budaya, dan adat di suatu daerah, malahan yang ada adalah pembaharuan musik tradisional dengan menyesuaikan terhadap kemajuan zaman saat ini.

2. Bahasa yang digunakan

Seperti yang telah saya sebutkan di atas, musik tradisional umumnya menggunakan bahasa daerah, yakni dimana tempat musik tersebut ditumbuh-kembangkan, makanya disetiap daerah punya lagu tradisional dengan bahasa-bahasa yang beragam.

Berbeda dengan musik modern yang secara mayoritas menggunakan bahasa umum, misalnya Bahasa Indonesia.

Penggunaan bahasa umum menjadikan musik modern cepat berkembang dan mudah diterima, pada lapisan masyarakat manapun.

Namun meskipun begitu, bukan berarti barisan musik dan lagu daerah akan perlahan tertinggal, karena fungsi utamanya yang kental dengan kebudayaan, akan selalu digunakan pada kepentingan-kepentingan khusus.

3. Alat Musik Pengiring

Hal ini berkaitan erat dengan sejarah perkembangan dan waktu / zaman kemunculannya. Seni musik tradisional yang mulai dikenal luas pada masa lampau, tentunya menggunakan alat-alat musik yang kuno dan sederhana.

Sedangkan seni musik modern menggunakan properti yang lebih kompleks dan bisa disetting sedemikian rupa, sesuai kehendak hati para pemainnya. Sehingga, suara dan bunyi yang dihasilkan menjadi beragam.

Selain itu, alat musik daerah umumnya memakai sistem nada dengan jarak yang tidak beraturan atau tidak sama, sehingga menghasilkan tangga nada pentatonis yang cenderung sederhana.

Berbeda dengan peralatan musik modern, yang menggunakan sistem tangga nada yang diatur berdasarkan frekuensi yang tetap, dan nada yang sama, sehingga menghadirkan nada diantonis dan kromatik.

4. Perkembangan Musik

Perbedaan Seni Musik Tradisional dan Modern berikutnya terdapat pada perkembangannya. Yang saya maksud perkembangan disini adalah, kita semua tahu bahwa musik daerah telah menjadi tradisi turun temurun, dari generasi sebelumnya ke yang berikutnya.

Hal ini menyebabkan keberadaan musik tradisional tidak lagi diperbaharui dengan properti dan kultur yang sama, tapi lebih kepada pelestarian dan penjagaan berkelanjutan, agar tidak hilang ditelan zaman.

Musik tradisional yang sudah terlanjur dijadikan sebagai pengiring dalam acara adat, menjadikannya sesuatu yang wajib ada dan keberadaannya sangat dibutuhkan, sehingga fungsinya akan tetap sama tanpa adanya perubahan yang signifikan.

Berbeda dengan Seni musik modern, yang lebih berpatok pada gencarnya pembaharuan dan inovasi baru dalam industri musik, ini karena mengikuti perkembangan zaman, yang akhirnya setiap waktu bisa saja ada terobosan-terobosan yang baru.

Baca juga : 7 Persiapan Penting sebelum Belajar Main Gitar

Jadi bisa disimpulkan bahwa, seni musik tradisional saat ini sebagai hal yang harus tetap dijaga dan dilestarikan, sedangkan musik modern terus dikembangkan ke arah yang lebih spesifik dan kompleks.

5. Penciptaan

Penciptaan berkaitan erat dengan kemana arah musik tersebut ditujukan. Pada seni musik tradisional, umumnya diciptakan oleh beberapa orang yang tergabung dalam satu kelompok musik, yang tidak akam jauh dari kebudayaan dan kepercayaan masyarakat setempat.

Baca juga : Pengertian Lagu Daerah

Perbedaannya dengan seni musik modern adalah, seorang pencipta yang disebut Komponis biasanya menciptakan karya musik tanpa dikaitkan dengan unsur kebudayaan manapun, dalam artian bebas sesuai ide dan sesuka hati.

6. Identitas Musik

Hingga kini, masih banyak sekali lagu-lagu daerah di Indonesia yang tidak diketahui siapa penciptanya, orang-orang hanya hapal lagunya dan asal daerah dari lagu tersebut saja.

Ini dikarenakan tidak adanya penjelasan yang disebarkan sejak zaman dulu, karena tidak menyertakan dokumen dan salinan musik yang pasti, itulah mengapa dalam penyebarannya, dilkukan secara turun-temurun.

Berbeda jauh dengan seni musik modern, yang terdapat dokumen resmi yang tertulis. Bahkan jika diduplikasi, penulis lagu bisa menuntut ke pihak yang berwenang. Dari segi penyebarannya, musik modern lebih simpel dan cepat.

Baca juga : 5 Jenis Alat Musik Berdasarkan Bunyi beserta Contoh

Penutup

Nah, demikianlah informasi kali ini mengenai beberapa Perbedaan musik tradisional dan modern yang harus kamu pahami. Semoga informasi kali ini bisa bermanfaat dalam menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kamu. (Referensi)