Pantun Minta Maaf

Pantun Minta Maaf – Tidak ada gading yang tak retak, tidak ada manusia yang tak bersalah, itulah pribahasa yang kita kenal sejak masa kecil dahulu. Artinya apa? Tentu sebagai fakta bahea setiap manusia pasti memiliki kesalahan, baik kepada diri sendiri, oranglain maupun Sang Pencipta.

Untuk menebus kesalahan yang sudah terlanjur terjadi, hal pertama yang harus dilakukan adalah memohon permintaan maaf dari orang yang bersangkutan. Dan salah satu cara paling lembut dan penuh isyarat ialah melalui Pantun Minta Maaf di bawah ini, baik kepada teman, keluarga, pasangan dan lainnya.

Meskipun permohonan maaf sudah terucap dengan tulus, namun tidak semerta-merta segala kesalahan yang dilakukan bisa hilang dari hati ‘korban’, namun setidaknya bisa sedikit mengobati luka yang telah kita goresan kepada mereka. Intinya, daripada didiamkan begitu saja, lebih baik segera meminta maaf.

Sayangnya, ada sebagian orang yang membuat kesalahan, namun merasa minder untuk mengakui dan memohon maaf, ini disebabkan oleh beberapa hal, mungkin karena orangnya pemalu, atau mungkin karena kesalahan yang dilakukan sudah cukup fatal.

Sehingga, rasanya terlalu mudah dan murah jika hanya sebatas meminta maaf. Namun seperti yang saya katakan tadi, permintaan maaf juga harus dilakukan. Nah, untuk itulah artikel ini saya buat, yakni Kumpulan Pantun Minta Maaf dari Senipedia. Silakan simak selengkapnya di bawah ini :

Pantun Minta Maaf Kepada Orangtua

Sebagai seorang anak, jasa yang didapat dari orangtua tidak akan pernah terbalas sampai kapanpun. Perjuangan dan pengorbanan mereka tidak terbandingin dengan apapun. Itulah mengapa, kita diwajibkan untuk menghormati dan menyayangi mereka sampai akhir hayat.

Di sisi lain, sebagai manusia biasa kita pasti pernah melakukan kesalahan pada mereka, setidak-tidaknya melalui ucapan yang mungkin menyinggung perasaan mereka. Nah, beberapa Pantun Minta Maaf pada ibu / bapak di bawah ini bisa menjadi cara alternatif :

Di hutan banyak kunang-kunang,
Berkedip hingga malam berlalu,
Untuk itu dan bapak tersayang,
Maafkan segala kesalahanku.


Di aquarium banyak ikan,
Dikasih makan setiap hari,
Tak banyak yang bisa aku aturkan,
Hanya minta maaf dari lubuk hati.


Keluar rumah pintu ditutup,
Pulang kampung selama sepekan,
Orangtua adalah pendidik hidup,
Maka minta maafkan atas kesalahan.


Jalan-jalan ke Sibolga,
Jangan lupa beli duku,
Untuk ibu yang aku cinta,
Terimalah permintaan maaf dariku.


Ke sekolah pakai sepeda,
Menyandang tas isinya buku,
Kepadamulah aku meminta,
Rasa maaf dan terima kasihku.


Lempar mangga dengan batu,
Dijual dengan harga seribu,
Atas segala pengorbanan darimu,
Oh ibu, maafkan segala salahku.


Gajian keluar di bulan baru,
Jangan lupa untuk bersedekah,
Ibu bapak yang menjagaku,
Aku memohon maaf atas segala salah.


Ambil manggis dengan galah,
Masukkan manggis dalam kardus,
Dari anakmu yang banyak salah,
Meminta maaf dengan tulus.


Jika tuan je Jakarta,
Singgahlah sejenak di Kota Tua,
Hanya maaf yang aku pinta,
Memohon ampunan dan secuil do’a.


Di laut banyak ikan hiu,
Hati-hati jika di atas perahu,
Kepada ibu dan bapakku,
Berilah maaf untuk anakmu.


Selengkapnya : Pantun Ibu

Pantun Minta Maaf buat Teman

Pantun Minta Maaf buat Sahabat

Dalam hidup, orang yang paling dekat dengan kita selain keluarga adalah para sahabat. Kita sering menghabiskan waktu bersama, menikmati hari dengan berbagai rasa, saling bercanda dan lainnya, sehingga banyak kesan yang tercipta dan sangat sulit dilukiskan.

Namun di sisi lain, kedekatan yang ada tentu menimbulkan seringnya salah kata, salah ucap hingga sikap yang membuat sahabat menjadi tersinggung, kecewa maupun berkecil hati. Maka dari itu, seringlah meminta maaf kepada mereka, bisa juga melalui beberapa Pantun Minta Maaf untuk teman di bawah ini :

Setelah hujan ada pelangi,
Meski awan masih gelap kelabu,
Wahai sahabat yang aku sayangi,
Aku mohon maaf atas kesalahanku.

*** ***

Banyak matang si buah mangga,
Ambillah ia dengan galah,
Setiap hari sering bersama,
Maafkan aku jika pernah salah.

*** ***

Pagi hari pergi ke hutan rimba,
Ketika sore pulang ke rumah,
Meski keakraban tumbuh diantara kita,
Ku tetap minta maaf, karena pasti ada salah.

*** ***

Ambil parang untuk membahat,
Ilalang sudah setinggi bahu,
Maafkan aku wahai sahabat,
Atas semua kesalahanku.

*** ***

Ayam bangkok di atas barak,
Terbang ke atas rumah jiran,
Untuk perlakuan yang kurang enak,
Maafkan aku ya teman.

*** ***

Preman pasar mulai insaf,
Rajin ke masjid dan mengaji,
Kuulurkan tangan untuk meminta maaf,
Kepadamu sahabat yang aku cintai.

*** ***

Indonesia negeri beribu pulau,
Meski berjarak namun tetap satu,
Sebelum aku pergi merantau,
Maafkan segala salahku padamu.

*** ***

Bangun pagi di hari selasa,
Untuk bersiap pergi ke sawah,
Kaulah orang yang selalu ada,
Maka maafkan jika aku sering salah.

*** ***

Pergi tamasya ke Ibukota,
Singgah sejenak di Taman Mini,
Salah ucap dalam bercengkrama,
Berilah maaf pada temanmu ini.

*** ***

Awan cerah langit biru,
Jika hujan menjadi kelabu,
Beri aku kemaafanmu,
Atas salah dan dosa padamu.

*** ***

Pantun Untuk Sahabat

Pantun Minta Maaf ke Pacar

Kata orang, suatu hubungan asmara akan terasa sedikit gambar, jika kedua pasangan selalu baik-baik saja tanpa adanya pertengkaran, percekcokan maupun kesalahpahaman. Karena dengan adanya perselisihan, menjadi bumbu dalam hubungan itu sendiri.

Namun meskipun begitu, bukan berarti kedua pihak harus saling egois tanpa ada yang mau mengalah. Pertengkaran bukan berarti membuka jalan untuk berpisah, melainkan mencari solusi. Untuk itu, ekspresikan ke pasangan melalui Pantun Minta Maaf Kepada Pacar berikut ini :

Mengasah kapak di atas batu,
Untuk segera menebang kayu,
Kupinta maaf dari hatiku,
Untukmu wahai kekasih hatiku.

*** ***

Bangun pagi di hari selasa,
Olahraga pagi dengan sepeda,
Wahai kasih pujaan hati,
Berilah maaf untuk kakanda.

*** ***

Buka kandang lepaskan biri-biri,
Setelah itu menuai padi,
Salah dan janggal yang terjadi,
Berilah maaf padaku ini.

*** ***

Satu dua anak nelayan,
Pergi ke muara menangkap teri,
Hanya maaf yang aku pinta kan,
Kepadamu sang kekasih hati.

*** ***

Siang hari panen rambutan,
Rambutan masukkan dalam kardus,
Atas semua salah dan kekhilafan,
Kupinta maaf dengan tulus.

*** ***

Laut dalam berwarna biru,
Didalamnya banyak ikan hiu,
Aku mengharap belas kasihmu,
Semoga tercurah maaf untukku.

*** ***

Sungguh manis buah manggis,
Apalagi dicampur dengan madu,
Wahai sayang janganlah menangis,
Aku minta maaf telah menyinggungmu.

*** ***

Anak kecil bermain layang-layang,
Berteduh sejenak di bawah jati,
Maafkanlah aku wahai sayang,
Aku janji tak ulangi lagi.

*** ***

Hari libur mendaki gunung,
Jangan lupa pakai sepatu,
Jika perkataan membuatmu tersinggung,
Adakah maaf darimu untukku?

*** ***

Siang hari minum air kelapa muda,
Setelah bekerja seharian,
Bila ucapan membuatmu kecewa,
Biarkan aku memohon dimaafkan.

*** ***

Pantun Hari Raya

Pantun Permohonan Maaf yang Tulus

Pantun Permohonan Maaf yang Tulus

Terkadang, keegoisan manusia membuat dia enggan untuk meminta maaf, bahkan dia bisa saja beranggapan jika meminta maaf, maka harga diri akan jatuh. Padahal tidaklah benar adanya, semoga kita tidak termasuk golongan orang seperti itu.

Selagi kita bersalah dan menyadarinya, seberalah meninta maaf, tidak ada jalan yang lebih baik dalam menyambung kembali tali silaturahmi, selain saling memaafkan. Nah, berikut adalah beberapa Pantun Meminta maaf yang Tulus :

Melihat pekerja membuat aspal,
Istirahat tengah hari untuk makan,
Mumpung masih di bulan syawal,
Salah dan khilaf mohon dimaafkan.


Pergi ke hutan mengambil kayu jati,
Untuk membuat beberapa kursi,
Sungguh menyesal rasa dihati,
Aku berjanji tak buat lagi.


Siang hari pulang sekolah,
Sampai rumah mencuci sepatu,
Namanya manusia pastilah salah,
Untuk itu berilah aku maafmu.


Pulang mengaji langsung ke rumah,
Jangan lupa menyimpan buku,
Aku tahu aku yang salah,
Karena itu maafkanlah kesalahanku.


Sarapan pagi dengan ketan,
Sebelum melakukan pekerjaan,
Bila jamuan kurang memuaskan,
Mohon maaf kami ucapkan.


Pagi-pagi pergi ke hutan,
Pulangnya membawa rotan,
Jika pelayanan kurang berkenan,
Maaf dari kalian sangat diharapkan.

Pantun Sindiran


Anak ayam di atas atap,
Ibu memasak roti wijen,
Aku ingin meminta maap,
Atas kesalahan hari kemaren.


Bangun pagi di hari minggu,
Untuk mencuci sepatu dan baju,
Sudahi marah darimu,
Mari berdamai, berikan maafmu.


Sungguh indah bunga di taman,
Ada bunga kembang sepatu,
Mari kita kembali berteman,
Aku minta maaf pada dirimu.


Siang hari pakai kameja,
Untuk pergi ke Kondangan,
Semoga maafku diterima,
Aku tak ingin ada pertengkaran.


Simpan jarum di dalam peti,
Agar tidak terkena badan,
Mari sudahi kesalahpahaman ini,
Ayo kita pererat persahabatan.


Pantun Ulang Tahun

Penutup

Demikianlah, ulasan singkat kali ini mengenai Pantun Minta Maaf buat Sahabat, orangtua, pacar dan Pantun Permohonan Maaf yang tulus. Semoga koleksi pantun di atas bisa bermanfaat dan berguna bagi pembaca semua. Terima kasih.

Tinggalkan komentar