183+ Pantun Lucu, Cinta, Sedih Terbaru & Terlengkap

Di Artikel ini, saya merangkum kumpulan Pantun Jenaka, Lucu, sedih, cinta dan lainnya secara lengkap, sebagian besar ciptaan penulis sendiri, dan selebihnya dari referensi lain. Selamat membaca.


Kumpulan Pantun Lucu, Cinta, Sedih dan Tema Lainnya

Pantun Lucu – Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat datang dan selamat berjumpa kembali di Blog Senipedia. Pada artikel ini, saya akan membagikan kepada kalian semua, mengenai Kumpulan Pantun dari berbagai tema, lengkap dan bisa dijadikan referensi utama.

Sebelumnya, saya juga sudah sempat membahas beberapa jenis pantun pada artikel-artikel lain di blog ini, jika ingin melihatnya, kamu bisa klik Link Pantun ini. Namun disana, masih fokus pada kategori tertentu, Misalnya Pantun untuk Sahabat, Kekasih yang jauh dan lainnya.

Namun di artikel kali ini, saya akan uraikan secara lengkap, dari berbagai tema paling banyak dicari via Google. Jadi kamu tidak perlu repot-repot lagi mencari referensi yang lain, karena saya yakin, tema yang akan kamu dapatkan di artikel ini sudah cukup lengkap.

Lalu, Tema apa saja yang akan dibahas pada artikel ini ? Diantaranya adalah :

  • Pantun Lucu : Yakni berisi rangkuman berbagai pantun jenaka, kocak dan penuh lawakan, yang semoga bisa menghibur dan membuat pembaca tertawa saat membacanya.
  • Pantun Cinta : Yaitu berisi kumpulan pantun tentang Cinta untuk pacar / kekasih, orangtua, guru, pahlawan dan lainnya. Nanti juga sangat bisa untuk diekspresikan kepada siapa saja yang kamu cintai.
  • Pantun Rindu : Untuk kategori ini, akan berisi berbagai pantun rindu mantan, kekasih yang jauh, sahabat / orangtua yang sudah meninggal, rindu Rasulullah dan sahabat dan lain sebagainya.
  • Pantun Sedih : Berisi kumpulan pantun sedih banget, baik tentang perpisahan, kegagalan, ditinggalkan sahabat pergi merantau dan sebagainya.
  • Pantun Sindiran : Berikutnya yakni Pantun sindiran pedas untuk teman penghianat, kekasih yang mengingkari janji, sindiran untuk teman sekelas yang sok-sokan dan lain-lain. (Coming Soon)
  • Pantun Motivasi : Yang terakhir adalah mengenai Pantun Penyemangat untuk belajar, menjalani hidup, menghadapi masalah, motivasi untuk sukses dan lainnya. (Coming Soon)

Nah, di atas adalah katagori / tema pantun yang akan saya ulas, yakni Kumpulan Pantun jenaka terbaru, cinta, sedih dan lain-lain. Semoga nantinya bisa bermanfaat.

Namun sebelum lanjut ke pembahasan, baiknya simak dulu Pengertian Pantun, Jenis, Ciri, Struktur hingga Cara membuat pantun yang baik dan benar di bawah ini.

Pengertian Pantun

Apa itu pantun? Menurut Wikipedia, Pengertian Pantun adalah Puisi melayu kuno, atau karya sastra lama yang masih eksis hingga sekarang, dan dipergunakan untuk banyak kepentingan.

Pada awalnya, penerapan pantun hanya dalam bentuk lisan, namun seiring berkembangnya zaman, akhirnya juga dalam bentuk tulisan. Saat ini, pantun sering terdengar saat pementasan drama, penyambutan tamu, tradisi adat dan sebagainya.

Ciri-ciri Pantun setidaknya terbagi atas : Bersajak a-a-a-a dan a-b-a-b, 4 baris dalam satu bait, dua baris pertama adalah Sampiran dan dua baris terakhir merupakan isi, serta bagian baris terdiri dari 8-12 baris.

Sedangkan untuk jenis-jenis pantun, antara lain adalah : Pantun Biasa, Seloka, Talibun dan Pantun Kilat. Jika dilihat dari isinya, maka jenisnya antara lain : Pantun anak-anak, remaja, dewasa, orangtua, jenaka, teka-teki dan pantun nasihat.

Nah, di atas adalah Pengertian, ciri dan jenis pantun secara umum. Oke langsung saja, silakan disimak beberapa Contoh pantun lucu, cinta, rindu dan lainnya di bawah ini :

1. Pantun Lucu

Pantun Lucu terbaru
Kumpulan Pantun Lucu Terlengkap

Untuk kategori ini, terbagi menjadi beberapa macam, yakni pantun jenaka buat teman, gombal ke pacar, untuk mantan, tema antar sahabat dan lain sebegainya. Silakan disimak.

1. 1. Pantun Lucu buat Teman

Teman adalah seseorang yang selalu mengisi hari-hari kita, dalam berbagai kegiatan dalam hidup. Tanpa adanya teman, maka hidup akan terasa sangat hampa dan kurang berkesan.

Disamping itu, teman juga merupakan tempat kita berbagi rasa, cerita, tempat bercanda dan ketawa-ketiwi. Untuk itu, patut rasanya memecah suasana dengan mengisinya melalui pantun lucu si bawah ini :

Daun Kelapa jadikan atap,
Sisanya untuk buat sapu lidi,
Pantas saja bau tak sedap,
Ternyata ada yang belum mandi.

Jangan kamu menuai padi,
Bila sudah malam hari,
Gosoklah gigi setiap hari,
Gigimu sudah kuning sekali.

Jalan-jalan ke Cilacap,
Sebelum pergi sepatu disemir,
Katanya berani di dalam gelap,
Ke kamar mandi saja kocar-kacir.

Hujan deras di hari Selasa,
Tampunglah air dengan ember,a
Di bantal ada gambar peta,
Ternyata kamu tidurnya ngiler.

Pulang memancing badan kusam,
Mendapat ikan anak tenggiri,
Ketika ditanya semuanya diam,
Karena kentut tak berbunyi.

Pergi ke kantor diantar supir,
Ditengah jalan membeli buah pir,
Jangan kaget jangan khawatir,
Ini kentut bukan petir.

Hujan lebat di sore hari,
Air besar dari hilir,
Malam minggu kamu sendiri,
Karena jodoh belum lahir.

Air sungai tenang di hulu,
Batunya besar dan juga cadas,
Mantannya udah ke penghulu,
Dia masih sibuk tak jelas.

Hari malam hidupkan lampu,
Padahal sekarang malam Minggu,
Tertawa terbahak karena lucu,
Nyatanya orang ngomongin kamu.

Elok gerak Tari Serimpi,
Melayu punya Tari Zapin,
Badan kurus kurang nutrisi,
Bisa diterbangkan oleh angin.

Jika kamu menjahit baju,
Jangan jahit ditengah malam,
Lihatlah gadis cantik itu,
Muka putih lehernya hitam.

Pergi siang ke tepi rimba,
Cari kayu bakar dan juga rotan,
Bagaimana aku tidak tertawa,
Celana teman bolong ke depan.

Kapal berlayar sangat besar,
Para penumpang melambai-lambai,
Wajah sangar otot besar,
Tapi sayang kelakuan gemulai.

Ngebuburit sore ke tepi pantai,
Duduk santai minum es pokat,
Dikira ada bau bangkai,
Ternyata kentut teman yang menyengat.

Pergi memancing umpannya lumut,
Setelah pulang dari kantor,
Jangan lupa menggosok mulut,
Nafasmu bau knalpot motor.

Selengkapnya :
93+ Pantun untuk Sahabat Sejati

1. 2. Pantun Gombalan Lucu Buat Pacar

Dalam menjalani sebuah hubungan asmara, memang dituntut keseriusan, terlebih lagi bagi kamu yang sudah memasuki usia produktif untuk menikah. Keseriusan juga membuktikan bahwa kamu memiliki kesungguhan dalam menjalin cinta.

Namun faktanya, tidak sedikit juga suatu hubungan asmara yang kandas di tengah jalan, diakibatkan oleh keseriusan yang berlebihan, karena akhirnya, salah satu pasangan akan merasa kaku, kurang bebas berekspresi dan mudah merasa bosan.

Untuk itu, se-serius apapun kamu dengan pasangan, usahakan untuk menyelinginya dengan berbagai Pantun Gombal untuk pacar yang lucu ini, bikin ngakak dan bisa memecahkan suasana agar terkesan lebih berwarna dan harmonis. Silakan simak beberapa pantun gombalan terbaru di bawah ini :

Jangan ragukan indahnya Cempaka,
Ketika mekar di pagi hari,
Tak mengapa aku jadi roda,
Asal menghantarkanmu meraih mimpi.

Jalan santai ke Setia Bakti,
Anak kecil memakai kerudung,
Wajahmu bersinar bak surya pagi,
Tapi cuaca pagi ini agak mendung.

Memasak air di atas tungku,
Karena lalai bejana terbalik,
Kau datang menerangi hatiku,
Karena aku lupa bayar listrik.

Kedip si kedip cahaya kunang-kunang,
Sambut tahun baru dengan terompet,
Cintaku padamu tak pernah hilang,
Yang hilang hanya pengisi dompet.

Di dalam semak ada kemumu,
Hinggap sejenak di bunga melati,
Rasakan bersihnya cintaku padamu,
Karena aku mandi tiga kali sehari.

Ke pantai berburu ubur-ubur,
Jangan sampai airnya diaduk,
Hari minggu hari yang libur,
Jalan-jalan yuuk..

Ada hujan lebat dan angin kencang,
Adik bungsu terkena batuk,
Malam minggu malam yang panjang,
Makan malam bareng yuk..

Hari cerah berbaris awan,
Bersiap-siap si nelayan,
Wajahmu cantik sungguh menawan,
Aku memuji karena ngajak jalan.

Pergi ke rimba mencari kayu,
Pakai untuk memasak nasi,
Lihatlah, Kilauan bintang secerah wajahmu,
Sayangnya sekarang masih pagi.

Rumah pak Somat sangat lebar,
Berada di Jalan Siti Rahayu,
Kau lah hartaku paling besar,
Selain rumah dan sawah milikku.

Kalau memang bagusnya beras,
Jangan lupakan jasa Padi,
Wajahmu berkilau bagai emas,
Jadi tak perlu beli perhiasan lagi.

Lempar mangga dengan batu,
Jatuh ke atap rumah pak Rahman,
Kaulah kebutuhan besar hidupku,
Setelah nasi dan pakaian.

Sebelum kerja menyemir sepatu,
Berangkat dengan Bis Kota,
Kaulah prioritas utamaku,
Setelah game online dan grup WA.

Harga jengkol jangan ditawar,
Karena harganya memang mahal,
Kamu bagaikan bunga mawar,
Sangatlah indah tapi mahal (maharnya).

Jangan ambil makanan di meja,
Itu makanan untuk mertua,
Kita memang jarang bersua,
Karena memang kita sama sibuk kerja.

1. 3. Pantun Lucu untuk Mantan

Mantan adalah orang yang dulunya pernah mengisi hari-hari kita, menjadi penyemangat dan orang yang kita sayangi, meskipun akhirnya berpisah, entah itu karena kesalahan kita, ataupun hanya menyisakan sakit hati yang mendalam.

Jika nyatanya mereka yang pergi meninggalkan kita saat sedang sayang-sayangnya, pasti rasa sakit hati akan susah dihilangkan.

Namun meskipun begitu, tidak selamanya rasa sakit akan bersemayam di hati, ada masanya kamu Move On dan melupakan semuanya.

Nah, untuk itu, salah satu cara agar cepat Move On adalah, dengan Pantun Lucu untuk Mantan Pacar di bawah ini, cocok dijadikan postingan media sosial seperti Facebook, Twitter, WhatsApp dan sebagainya. Silakan disimak :

Menangkap ikan ke empang,
Ikan diternak dalam tebat,
Meski kamu ngajak balikan,
Maaf, aku udah gak minat.

Qurban dengan seekor sapi,
Sapi disembelih oleh algojo,
Jangan rayu-rayu aku lagi,
Tidak semudah itu, Ferguso.

Hentak tanah masukkan benih,
Benih tumbuh setelah hari raya,
Ciee chat lagi nih,
Gak bisa Move On yaa ?

Jika air sungai agak kuning,
Itu tanda airnya keruh,
Kok tiba-tiba stalking,
Masih berharap ? Rasain tuh.

Nyetir mobil sebelah kanan,
Orang Tiongkok meminum arak,
Mantan ngajak balikan,
Maaf ya, aku gak bisa nolak.

Orang gemuk jadi kiper,
Susah melompat berat badannya,
Sekarang kok caper ?
Makan tuh karma.

Cari rumput untuk makan sapi,
Dicari ke ladang seberang,
Malam minggu bikin status sepi,
Ingat mantan dah jadi bini orang.

Pergi ke pesta memakai batik,
Pergi dengan motor Vixion,
Jangan harap aku berbalik,
Makanya cepat Move On.

Kumis Pak Mugi tebal sekali,
Melipat sampai ke pipinya,
Kok kamu masih sendiri ?
Ohh gak ada yang suka ya ?

Jalan-jalan ke Palembang,
Jangan lupa membeli duku,
Kerjaannya kok curi-curi pandang ?
Cemburu ya, sama pacar baruku ?

1. 4. Pantun Jenaka Anak Sekolah

Bagi kamu yang sedang membaca artikel ini, pastinya sebagian pernah mengenyam dunia pendidikan secara formal. Di sana, akan banyak sekali pelajar yang datang dari berbagai daerah, suku, budaya bahkan bahasa.

Keanekaragaman tersebut akan menjadikan kamu sebagai orang yang memiliki banyak teman. Misalnya saja teman sekolah, yang tentunya lebih dekat karena bertemu setiap hari.

Keakraban akan lebih terasa kala diantara kalian seringkali melontarkan guyonan, lelucon dan hal-hal lucu lainnya, sehingga suasana tidak pernah terkesan sunyi.

Nah, salah satu cara memecah suasana dengan teman sekolah adalah melalui Pantun Jenaka Anak Sekolah di bawah ini :

Mandi di kali pakai shampo,
Sekali mandi habis separo,
Clingak clinguk planga plongo,
Akibat tidur ketika belajar.

Lambat sekali jalannya keong,
Kakek merokok dengan kretek,
Masih kecil sudah ompong,
Mirip dengan nenek-nenek.

Bungkus bekal dalam plastik,
Pergi bekerja membuat aspal,
Percuma saja berwajah cantik,
Perkalian dasar saja tidak hapal.

Pak Mamat pergi ke Menteng,
Menyewa abang tukang Ojol,
Untuk apa berwajah ganteng,
Berdiri di depan bisa ngompol.

Banyak burung di tepi sawah,
Hendak memakan si anak padi,
Belum mengerjakan PR sekolah,
Pagi-pagi ribut sendiri.

Jauh jalan ke hutan rimba,
Mendengar ular mendesas-desus,
Wajahmu cantik seindah bunga,
Tapi sayang bunga kaktus.

Cuaca siang amat panas,
Anak bermain pakai kerudung,
Sering tidur didalam kelas,
Ketika ditanya jawabnya gak nyambung.

Pagi-pagi pergi ke empang,
Hasil ikannya dijual ke pasar,
Ketika ulangan soalnya gampang,
Ketika ujian soalnya Allahu Akbar.

Jauh-jauh ke Pekanbaru,
Hanya untuk membeli duku,
Lebih baik mengejar ilmu,
Daripada mengejar yang tak mencintaimu.

Membuat roti dengan adonan,
Cetak adonan dengan dikepal,
Paras cantik dan menawan,
Tapi sayang Pancasila tak hapal.

1. 5. Pantun Lucu 2 Baris

Dulu ketika saya SD, adalah masa dimana pantun jenaka 2 baris ini sangat booming. Entah apa alasannya, namun kisaran tahun 2000-an, setiap orang pasti memiliki koleksi pantun kocak 2 baris ini, dalam banyak tema.

Namun yang paling umum, yakni dilontarkan kepada teman atau lawan jenis, yang berakhiran lawakan dan tawa. Di sisi lain, pantun jenis ini juga mudah dibuat dan dihapal, bahkan reflek mulut saja pun sudah bisa menciptakannya.

Nah, di bawah ini adalah beberapa Pantun Lucu dua Baris untuk kamu, yang bertema lucu, kocak dan cocok diucapkan kepada teman dan kawan jenis :

Ikan hiu makan kerapu,
I love u, tadi dulu.

Ikan hiu makan gurita,
Yaudahlah biarin aja.

Buah manggis buah kedondong,
Kalo nangis, sini aku gendong.

Pohon benalu patah di dahan,
Jangan malu-malu, kalau mau kenalan.

Baju batik di pohon kedondong,
Hai cantik godain aku dong.

Burung gelatik terlihat anteng,
Kamu cantik aku ganteng.

Makan piscok bikin ketagihan,
Kita cocok, cocok di pelaminan.

Odong odong tamasya ke Palu,,
Kapang dong kita ke penghulu?

Ada iting di tepi tebing,
Kamu cantik, tapi giginya kuning.

Jangan takut jangan khawatir,
Ini kentut bukan petir.

Ikan hiu di dalam kaca,
I love you buat yang baca.

Ada jarum di dalam kentong,
Jangan senyum-senyum gitu dong.

Makan sirih tengah malam,
Muka putih leher hitam.

Burung Gelatik di atas peti,
Cantik-cantik nyatanya laki.

Ada mangga ada kedondong,
Malas tertawa ternyata ompong.

Makan sirih sambil berdandan,
Ganteng sih, tapi bau badan.

Ada kangguru makan kedondong,
I love you, tapi boong.

Ada mangga dan juga rambutan,
Itulah nama buah-buahan.

Ada jaguar dan juga kijang,
Itulah daftar nama binatang.

Burung perkutut di pohon karet,
Siapa yang kentut, jomblonya awet.

Air jernih belum matang,
Cantik sih, tapi istri orang.

Selengkapnya :
57+ Pantun Lucu Bahasa Minang


2. Pantun Cinta

Pantun cinta terbaru
Pantun Cinta Terbaru

Di atas adalah kumpulan Pantun Lucu dalam berbagai tema. Berikutnya, kita beralih ke kumpulan Pantun Cinta Romantis, untuk pria / wanita dan lain sebagainya. Oke langsung saja, silakan disimak koleksinya di bawah ini :

2. 1. Pantun Cinta Romantis

Siapa sih, remaja yang tidak suka akan keromantisan? Saya rasa semuanya suka, termasuk kamu. Dan jika ada yang mengatakan tidak suka, saya yakin dia sedang berbohong hehe.

Salah satu cara mengawetkan suatu hubungan asmara adalah, dengan menjaga keromantisan antara satu sama lain. Banyak cara yang bisa dilakukan, mulai dari hal kecil maupun besar.

Sebut saja seperti mengajak doi ke tempat-tempat romantis, memberi kado / surprise di hari ultah doi, mengirim hadiah saat dia jauh dari sisi dan masih banyak lagi.

Sedangkan untuk hal-hal kecil namun berkesan, kamu bisa mengirimkan dia Pantun Paling Romantis di bawah ini. Jangan khawatir, keromantisan bisa tercipta dari mana saja, dan dampaknya akan selalu besar. Oke langsung saja, silakan disimak di bawah ini :

Gadis Jawa sungguhlah Ayu,
Pergi merantau ke Pekanbaru,
Walaupun jarang ketemu,
Cintaku hanya untukmu.

Kayu terbakar menjadi abu,
Abu disimpan di balik pintu,
Janganlah kau jauh dariku,
Aku akan selalu sayang padamu.

Amazon sarang Anakonda,
Cendrawasih milik Papua,
Sungguh bahagia aku rasa,
Jika kita selalu bersama.

Melihat wilayah dengan Peta,
Untuk menuju kota Palu,
Sungguh indah terasa dunia,
Diguncang gempa gelora cintamu.

Bertemu ular ganti sisik,
Sisik tertinggal di atas batu, Jika angin bisa berbisik,
Kusuruh ia, katakan ‘I Miss You’.

Muncul langit berwarna biru,
Setelah hujan di hari Sabtu,
Sungguh berat rasanya rindu,
Waktu sehari terasa seminggu.

Babat rumput dengan parang tajam,
Jangan lepas dari gagangnya,
Sulit terasa mata terpejam,
Ingat senyummu nan jauh di sana.

Anak tikus tidak berbulu,
Sembunyi di balik pagar kayu,
Tidakkah engkau lihat mataku,
Seribu cinta sedang menunggu.

Jangan lupa kembeli semangka,
Saat kamu menuju Pekanbaru,
Biarlah orang berkata apa,
Hanya kaulah terbaik untukku.

Hujan lebat di hari Minggu,
Tidak jadi mencuci pakaian,
Kamu yang selalu kurindu,
Dan tak akan pernah kulupakan.

Pohon sawit ditumbuhi benalu,
Sawit dipanen oleh pak Heru,
Memandang wajahmu setiap waktu,
Tak pernah membuatku jemu.

Kakek Rahman sudah bercucu,
Usianya memang sudah tua,
Aku ingin sekali bertemu,
LWalau hanya sedetik saja.

Malam ini malam minggu,
Waktunya untuk kunjungi pacar,
Kalau jauh terasa rindu,
Jika berjumpa terasa sebentar.

Anak SMA bermain dadu,
Setelah berpisah selama sewindu,
Namamu kusebut selalu,
Dalam doa setiap waktu.

Pergi kerja membawa sarapan,
Berangkat langsung menuju pelabuhan,
Kepada Tuhan kita mohonkan,
Agar cepat dipertemukan.

Burung elang sayapnya patah,
Tapi tetap terbang di udara,
Engkau tetap yang terindah,
Dalam hidupku sepanjang masa.

Memasak kue dengan bibi,
Kue masak menjadi tori,
Hanya untukmu cinta ini,
Tetap untukmu hingga nanti. 

Ngobrol sambil mengunyah sirih,
Sisa sirih buang ke kali,
Saat dirimu curahkan kasih,
Hidup hampa gairah kembali.

Jalan-jalan ke Tanggerang,
Singgah sejenak di Hati Asih,
Ketahuilah wahai sayang,
Cinta ini penuh dengan kasih.

Sakit perut karena rambutan,
Karena belum makan siang.
Cintaku bagaikan rembulan,
Dipagari bintang-bintang.

Selengkapnya :
61+
Pantun buat Pacar yang Jauh

2. 2. Pantun Cinta untuk Cewek / Wanita

Cewek / wanita sangat terkenal dengan kemisteriusan mereka, terutama dalam menjalani hubungan asmara. Kehendak mereka sangat sulit ditebak, begitu juga saat mereka cemberut, tidak mudah untuk menemukan penyebabnya.

Namun di sisi lain, mereka juga punya banyak kelebihan dalam dunia percintaan, salah satunya adalah kesetiaan. Nah, untuk menambah rasa cinta dan kesetiaan mereka tersebut, manjakan dia dengan pantun-pantun Romantisme untuk cewek di bawah ini, yang terpilih saja :

Belah kayu di atas batu,
Kayu terbelah menjadi dua,
Aku tetap memilihmu,
Diantara milyaran wanita di Dunia.

Pergi kondangan memakai batik,
Celana panjang masukkan baju,
Indonesia adalah sarang gadis cantik,
Dan hatiku tetap berkata kamu.

Pergi ke rawa menjala ikan,
Kala dibentang ikan melekat,
Meski kecantikanmu bisa dikalahkan,
Namun cintaku sudah melekat.

Bunga Matahari warnanya kuning,
Mekar indah dikala siang,
Jangan ragu aku berpaling,
Paras indahmu selalu terbayang.

Setalah hujan muncul langit biru,
Ditambah pelangi betapa indahnya,
Aku akan tetap mempertahankanmu,
Diantara jutaan wanita di Indonesia.

Ada ayam dan juga itik,
Sama-sama pulang petang,
Meski banyak yang lebih cantik,
Cintaku hanya padamu seorang.

Orang sakit naik kursi roda,
Mengayuh sendiri dengan tangan,
Kecantikan tak menjamin bahagia,
Akhlakmu lah yang membuatku bertahan.

Mencari jarum di tumpukan jerami,
Itu amatlah sulit sekali,
Bukan hanya cantik yang aku cari,
Namun kebaikan dan kelembutan hati.

Minum kopi sambil baca koran,
Tanggal merah di hari sabtu,
Cantik dan baik jadi dambaan,
Dan itu ada pada dirimu.

Anak band bermain musik,
Petikan bagus suaranya merdu,
Kaulah wanita kedua terbaik,
Setalah wanita dalam keluargaku.

2. 3. Pantun Cinta untuk Cowok

Setelah untuk cewek di atas, sekarang balasannya. Kali ini ialah kumpulan pantun cinta untuk cowok, yang saya ciptakan sendiri untuk kalian para kaum hawa. Pantun-pantun ini nantinya sangat cocok dirikim atau diucapkan untuk meraya si pejantan.

Meskipun pada dasarnya akan terkesan aneh, jika harus merayu pacar / cowok melalui pantun, namun jangan heran, itu hanya terlihat luarnya saja, aslinya, mereka juga akan meleleh, sama seperti saat kaum pria merayu kalian.

Sekeras atau setegas apapun seorang cowok, pasti punya sisi manja dan romantisme dalam dirinya. Oke, langsung simak saja beberapa pantun romantis cinta untuk pria di bawah ini untuk kamu :

Senja hari mengemas sampan,
Pulang ke rumah membawa tenggiri,
Kamu memang bukan tertampan,
Tapi yang paling aku cintai.

Telah berlayar para nelayan,
Meluncur kencang ke tengah samudera,
Tak perlu menuntut kesempurnaan,
Aku cintai kamu apa adanya.

Hujan dan petir menggelegar,
Kilat terang menyambar-nyambar,
Meskipun tanggung jawabmu besar,
Aku wanita penunggu yang sabar.

Janganlah hujan turun dulu,
Aku hendak menjemur sepatu,
Semoga kaulah imamku,
Serta ayah dari anak-anakku.

Pergi ke Jogja di hari rabu,
Sampai disana membeli baju,
Jangan risaukan kesetiaanku,
Kaulah lelaki terhebat setelah ayahku.

Jalan-jalan ke Suka Hari,
Untuk membeli sebuah gergaji,
Meski musim terus berganti,
Cinta bersemi padamu, pria sejati.

Sungguh enak ikan kerapu,
Jangan lupa dicuci dulu,
Aku harapkan satu hal darimu,
Nikahi aku di depan penghulu.

Ambillah benang jahitlah kain,
Anak gadis mencuci piring,
Antara si ganteng dan si tampan lain,
Aku memilihmu sebagai pendamping.

Di Aceh ada Sabang,
Riau punya Pekanbaru,
Cintaku padamu wahai abang,
Nomor dua setelah ayahku.

Bertemu kekasih di malam minggu,
Untuk melepas rasa rindu,
Katakan kapanpun kau mau,
Aku siap jadi makmummu.

2. 4. Pantun Kasih Sayang Orangtua

Berikutnya, kita beralih ke Pantun Cinta untuk ibu dan ayah, yakni Orangtua. Orangtua adalah 2 orang yang membesarkan kita dari kecil hingga dewasa, dengan penuh kasih sayang, kelembutan, dan bahkan nyaea sekalipun menjadi taruhan.

Jadi wajar saja, jika jasa mereka tidak akan pernah terbalaskan sampai hari kiamat. Yang menjadi kewajiban kita adalah mematuhi, mentaati dan melindungi mereka dari segala hal, sebagai tanda bukti dan bakti dari kita sebagai seorang anak.

Namun meskipun begitu, kita bisa mencurahkan rasa kasih dan sayang kita kepada mereka, baik secara langsung maupun tidak, salah satunya adalah melalui Kumpulan pantun cinta orangtua di bawah ini :

Pergi ke pasar naik sepeda,
Untuk membeli semangkok gulai,
Dari hidup hingga matinya,
Kasih orangtua tak pernah usai.

Kapal berlayar dikendarai Nahkoda,
Semakin jauh ke tengah samudera,
Belum siap batin rasanya,
Bila harus berpisah dengan orangtua.

Ketika hari sudah senja,
Kandang penuh dengan itik,
Kusayangi selalu kujaga
Kedua orangtua disetiap detik.

Berburu ke hutan rimba,
Jangan lupa membawa pahat,
Dimanapun raga ini berada,
Hanya orangtua yang selalu teringat.

Dari jauh datang bertamu,
Berpisah lama bertemu jua,
Tak terbatas jasa darimu,
Sampai mati selalu kujaga.

Merah warna dalam semangka,
Keras isinya dalam rambutan,
Meski merantau ke ujung dunia,
Pituah orangtua jadikan pedoman.

Anak kecil meminta jambu,
Ambil galah tolong julukkan,
Terima kasih ayah dan ibu,
Atas segala yang kalian berikan.

Jauh ketengah kapal berlayar,
Saking jauhnya sudah tak tampak,
Kasih sayang yang paling besar,
Itulah cinta ibu dan bapak.

Simpanlah padi di dalam lumbung,
Jangan tutup dengan kayu lapuk,
Meski hari sepanas gurung,
Bertemu orangtua semua jadi sejuk.

Sebelum keluar lilin ditiup,
Takutnya terjadi kebakaran,
Meski malam sedingin kutup,
Orangtua selalu memberi kehangatan.

Cuaca cerah langit biru,
Pergilah berangkat si anak nelayan,
Terima kasih wahai ayah ibu,
Aku takkan ada tanpa kalian.

Pagi-pagi mencuci Sepatu,
Sepatu dicuci di hari Minggu,
Sungguh besar jasa ayah ibu,
Sayangi mereka hingga ajalmu.

Anak ikan ditangkap nelayan,
Dimasak di dalam wanan,
Sejak kecil dengan kalian,
Sampai tuapun bersama kalian.

Orang Situbondo bermain Ketoprak,
Dimainkan kala siang tiba,
Bagai lautan tanpa ombak,
Begitulah saat jauh dari orangtua.

Penampilan mereka sangat memukau,
Kalahkan semua peserta lainnya,
Sejauh apapun aku merantau,
Orangtua yang selalu ada di Do’a.

Mencuci kain di atas papan,
Diiringi dengan kicauan Balam,
Murka Orangtua murka Tuhan,
Do’akan mereka siang dan malam.

2. 5. Pantun Cinta 2 Baris

Sama seperti pantun lucu di atas, kategori cinta juga terdapat banyak sekali pantun singkatnya, bahkan sering terdengar baik secara langsung, maupun melalui postingan di sosmed. Nah, silakan simak Pantun Cinta 2 baris di bawah ini :

Daun pepaya daunnya rindang,
Cintaku hanya untukmu seorang.

Ikan hiu makan gurita,
I love u untuk yang lagi baca.

Melipat kain di atas bangku,
Tak ada yang lain selain dirimu.

Pergi sekolah di pagi hari,
Hanya kaulah permata hati.

Ikan hiu terdampar mati,
Hanya kamu yang selalu di hati.

Pergi ke seberang dengan perahu,
Kasih sayang hanya untukmu.

Begitu gelap saat mati lampu,
Aku belum siap kehilanganmu.

Menangkap ikan si ikan teri,
Jangan tinggalkan aku saat ini.

Tutuplah pintu dengan rapat,
Senyum indahmu selalu melekat.

Memakai batik di hari senin,
Kaulah tercantik diantara yang lain.


3. Pantun Sedih

Kumpulan pantun sedih
Kumpulan Pantun Sedih

Setelah Pantun Lucu dan Cinta di atas, sekarang kita hentikan sedikit mengenai lelucon dan asmara, mari beralih ke kunpulan pantun sedih di bawah ini, diantaranya Pantun sedih perpisahan, untuk sahabat, buat mantan, dan lain-lain.

3. 1. Pantun Sedih Perpisahan Sekolah

Setiap individu yang pernah mengenyam dunia pendidikan formal, pasti pernah merasakan suatu perpisahan, keadaan dimana seluruh orang akan mengalami rasa sedih dan haru yang mendalam, karena banyaknya waktu dan kenangan yang telah tercipta.

Ketika saatnya hari perpisahan telah tiba, seluruh orang dalam sekolah akan diselimuti kesedihan yang mendalam. Untuk itu, sangat cocok rasanya bila kamu menyampaikan kata-kata terakhir, yang diiringi dengan koleksi Pantun Sedih Perpisahan Sekolah di bawah ini :

Jangan injak mawar berduri,
Nanti kakimu bisa berdarah,
Betapa sedihnya hatiku ini,
Berpisah dengan teman sekolah.

Di dalam sungai banyak batu,
Air mengalir deras ke hilir,
Takkan terobat rasa galauku,
Mengingat ini kebersamaan terakhir.

Hari ini kita bersama,
Mencari ilmu di sekolah,
Tiga tahun kita bersama,
Hari ini semua kan berpisah.

Pergi ke sungai memancing ikan,
Pulangnya mengambil buah rambutan,
Meski nanti raga berjauhan,
Ingatlah aku wahai kawan.

Jalan-jalan ke Yogyakarta,
Bersua dengan gadis-gadis Jawa,
Banyak kisah yang tercipta,
Kan kukenang sepanjang masa.

Hati begitu sedih rasanya,
Karena kita akan berpisah,
Jangan lupakan kisah kita,
Yang tercipta selama sekolah.

Hari ini hari Selasa,
Cuaca cerah di tengah hari,
Aku sayang kalian semua,
Meski takkan bersua lagi.

Sarapan pagi dengan bakwan,
Lontong dengan kuah kacang,
Jangan cemas wahai kawan,
Kalian semua akan kukenang.

Jika hari sedang hujan,
Jangan kamu meminum es,
Setiap pertemuan ada perpisahan,
Semoga kita semua sukses.

Hari senja tepikan sampan,
Bawa pulang hasil tangkapan,
Selamat berpisah teman-teman,
Sampai bertemu di tangga kesuksesan.

Sungai deras airnya kumuh,
Mengombang-ambingkan kapal,
Ingatlah aku wahai jauh,
Tersambung telepon dan media sosial.

Tengah hari bekerja di sawah,
Para petani mandi keringat,
Meski raga kita berpisah,
Hati kita kan selalu mengingat.

Pergi ke pantai memakai sepeda,
Duduk santai di atas batu,
Kita adalah kumpulan saudara,
Jika berpisah tetaplah beratu.

Tengah malam sangatlah kelam,
Jangan lupa nyalakan lilinnya,
Tak perlu bersedih terlalu dalam,
Ini langkah awal kesuksesan kita.

Berangkat kerja dahulukan sarapan,
Agar tidak kehabisan stamina,
Sampai jumpa lagi kawan-kawan,
Aku sayang kalian sepanjang masa.

3. 2. Pantun Sedih Untuk Sahabat

Tidak jauh berbeda dengan poin di atas, yakni teman sekolah, yang membedakannya hanyalah masalah waktu. Jika sewaktu di sekolah kita punya banyak teman yang akrab, namun akan terpisah oleh waktu.

Beda halnya dengan Sahabat, yang umumnya telah bersama sejak kecil, dan itulah yang disebut dengan sahabat sejati. Apapun masalah yang terjadi diantara kamu dan sahabat, semua akan pulih seiring waktu berjalan, biasanya hanya sebentar dan akan kembali akrab.

Oleh karena itulah, jika terjadi perpisahan diantara kalian, sudah dijamin akan merasakan kesedihan yang amat sangat mendalam, misalnya ketika mereka akan merantau, bekerja, bertugas dan sebagainya.

Untuk mengekspresikan dan sedikit mengobat hati, silakan disimak beberapa Pantun Sedih Untuk Sahabat di bawah ini. Sangat cocok untuk dikirimkan ke sahabat yang sedang jauh dari kamu :

Pergi ke Supermarket membeli Batik,
Batik dipakai menuju pesta,
Selamat berpisah sahabat baik,
Semoga sukses di rantau sana.

Luka di kaki sudah sembuh,
Hati-hatilah dalam berjalan,
Hari ini kau akan pergi jauh,
meninggalkanku di kampung halaman.

Anak kecil belajar bernyanyi,
Nada lembut suaranya pelan,
Jagalah persahabatan kita ini,
Walau raga telah berjauhan.

Udara dingin di malam kelabu,
Mari berkumpul dengan keluarga,
Aku rindu sahabat kecilku,
Yang telah lama tidak berjumpa.

Anak sekolah mandi di kali,
Asyik melompat dari kayu jati,
Andai sahabat masih disisi,
Aku takkan sesunyi ini.

Pergi ke ladang menggiring kerbau,
Jangan lupa memakai sepatu,
Bagaimana kabarmu dirantau,
Wahai teman masa bermainku.

Sungguh elok paras Putri,
Pandai bernyanyi dan menari,
Susah senang kita lalui,
Dalam menemukan jati diri.

Mengering air di rawa-rawa,
Ada bangau dan juga itik,
Sudah lama tidak berjumpa,
Hati merindu kepada kawan baik.

Hari minggu membuat roti,
Kepal tepung ke dalam adonan,
Kenapa kau pergi jauh sekali,
Aku disini merindukanmu, teman.

Sudah lama tidak ke Kediri,
Bertemu rekan dan family,
Sampai jumpa sahabat sejati,
Jangan lupakan aku disini.

Kapal kecil nelayan berlabuh,
Saat mentari semakin ke barat,
Meski jarak membentang jauh,
Bukan berarti hilang sahabat.

Siberut namanya pulau,
Pergi berlayar membawa gabus,
Aku disini engkau dirantau,
Berbagi cerita tak pernah putus.

Jangan takar pedasnya lada,
Bisa mengalir si air mata,
Meski jarak memisahkan kita,
Kenangan manis takkan terlupa.

Ada lada ada merica,
Pedas hilang dengan semangka,
Hari merindu tiada tara,
Mengingat sahabat nan jauh di sana.

Pergi tamasya ke Jakarta,
Singgah sejenak di Tanggerang,
Hidup jadi kurang bermakna,
Saat sahabat jauh di pandang.

Pesisir Selatan ada Dharmasraya,
Pergi ke sana di hari selasa,
Saat sahabat jauh di mata,
Rindu bertemu bersuka ria.

Olah kayu jadikan papan,
Papan dari Kayu Gaharu,
Meski tak lagi kita berdekatan,
Kisah yang panjang kenanglah selalu.

Tepung terigu jadikan adonan,
Untuk dibawa ke Raja Ampat,
Dari kecil kita berteman,
Meski berpisah tetaplah bersahabat.

Selengkapnya :
100+ Pantun Perkenalan

3. 3. Pantun Sedih buat Mantan

Lagi-lagi tentang mantan ya, memang tidak ada habis-habisnya masalah yang satu ini, apalagi bagi mereka yang belum bisa Move On, dimana wajah, suara dan kenangan-kenangan bersama mantan masih saja kerap membayangi hari-hari mereka.

Saya pribadi memang tidak menyalahkan mereka yang masih berharap, karena menurut saya memang hal yang wajar. Yang kurang wajar itu, berharap berlebihan untuk bisa balikan, bahkan dengan melakukan berbagai cara.

Bagi kamu yang tergolong masih merasa sakit hati karena ditinggal orang yang dicintai dalam hubungan asmara, beberapa Pantun sedih buat Mantan di bawah ini semoga bisa mewakili perasaan kalian semua :

Jangan petik bunga cempaka,
Jika sedang mekar bunganya,
Padahal tak banyak yang kupinta,
Tetaplah bertahan, tapi kau pergi jua.

Simpan jarum di dalam peti,
Simpan peniti dalam lemari,
Takkan lagi aku sesali,
Seorang kekasih yang telah pergi.

Malam ini sepi dan sunyi,
Duduk pasrah di atas kursi,
Betapa hancur hati ini,
Kala ksu putuskan hubungan suci.

Pergi ke hutan berburu puyuh,
Hujan turun pergi berteduh,
Aku mencintaimu dengan sungguh,
Tapi kau malah pergi menjauh.

Hari ini hari Sabtu,
Besok adalah hari Minggu,
Apa salah dan dosaku padamu,
Sehingga kau tega hancurkan harapanku.

Hentak tanah masukkan benih,
Berharap padi cepat menguning,
Sampainya hatimu wahai kasih,
Hancurkan hatiku berkeping-keping.

Jalan-jalan ke sungai Malaka,
Pulangnya membawa sambal ikan,
Kepergianmu menaruh luka,
Keputusanmu hadirkan kehancuran.

Ke Kalimantan bersua suku Dayak,
Anak kecil bermain gasing,
Tak bisa lagi ku berbuat banyak,
Memang hatimu yang ingin berpaling.

Hujan deras petir menggelegar,
Menyambar pohon hingga jatuh,
Padahal cintaku amatlah besar,
Kau malah beranjak pergi jauh.

Memasak kue dengan adonan,
Jangat awetkan dengan formalin,
Selamat jalan sang Mantan,
Semoga bahagia dengan yang lain.

3. 4. Pantun Sedih untuk Guru

Setiap kali mendengar kata “Guru”, daya terkadang langsung merasa sedih, karena teringat kembali para guru yang telah memberi saya ilmu pengetahuan semasa sekolah dulu. Ini adalah fakta, bahwa jasa-jasa seorang guru takkan pernah terlupakan oleh siapapun.

Jadi, jangan heran bila saat ini kamu sudah berumur 20 / 30 / 40 tahun sekalipun, pasti tidak akan bisa melupakan mereka. Untuk itu, ketika dulu kalian berpisah, jangan dustai hatimu bahwa kamu pasti menangis.

Nah, karena saat ini tidak lagi bisa berjumpa dengan mereka, entah itu karena tidak tahu alamat rumah atau karena mereka telah wafat, beberapa Pantun Sedih untuk Guru di bawah ini semoga bisa mewakili perasaan kalian :

Pergi ke sungai di hari rabu,
Mencuci kain di atas batu,
Dari tidak tahu menjadi tahu,
Begitulah jasa para guru.

Lidi daun kelapa jadikan sapu,
Batangnya jadikan jembatan ke hulu,
Sungguh besar jasamu guru,
Dengan rela mencurahkan ilmu.

Membabat rumput dengan parang,
Agar terang jalan ke sawah,
Kami takkan menjadi orang,
Tanpa ada keikhlasan guru sekolah.

Hari hujan berangkat sekolah,
Bertudung dengan daun talas,
Meski kita akan berpisah,
Jasa guru takkan terbalas.

Orang kaya bermobil mewah,
Singgah di restoran untuk makan,
Guru adalah orangtua di sekolah,
Jasanya takkan bisa terbalaskan.

Minyak rambut si minyak kemiri,
Melukis alis dengan pensil,
Selamat berpisah guru kami,
Doakan kami agar berhasil.

Putih-putih bunga melati,
Harum mewangi di pagi hari,
Kalianlah pembuka mata hati,
Untuk menelusuri dunia ini.

Tong sampah baunya tak sedap,
Jangan buang ke dalam kali,
Kalianlah penerang dalam gelap,
Kala kami mencari jati diri.

Pergi berburu ke hutan rimba,
Istirahat di bawah akar rotan,
Teruslah menjadi pengajar bangsa,
Demi kecerdasan dan kemajuan.

Pergi ke laut si anak nelayan,
Pulangnya bawa ikan tenggiri,
Terima kasih kami ucapkan,
Atas jasa dan kesudian selama ini.

Penutup

Pantun adalah karya sastra lama yang berisi banyak sekali tema, termasuklah tentang cinta, rindu, sedih, motivasi dan lain sebagainya. Hal ini terus berkembang seiring ilmu seni yang kian maju dan terus diapresiasikan.

Demikianlah, ulasan saya kali ini mengenai Kumpulan Pantun Lucu , Pantun Cinta , dan koleksi pantun sedih untuk semua. Semoga bida bermanfaat dan terima kasih. (Ref).

Pantun Lucu


Tinggalkan komentar