Makna Tari Piring, Fungsi dan Pencipta

Jika pada artikel sebelumnya saya sudah mengulas mengenai Sejarah Tari Piring Sumatera Barat beserta seluruh gerakannya, pada artikel ini adalah kelanjutannya yaitu tentang Fungsi, pencipta dan Makna Tari Piring, yang menjadi Tarian kebanggaan asal Minangkabau.

Sebagai sebuah negara yang kaya akan suku, maka tidak heran jika budayanya juga sangat banyak.

Hingga kini, meski ada beberapa budaya yang sudah hampir punah atau ditinggalkan, namun tidak sedikit juga kesenian budaya yang terus dilestarikan, meskipun mengalami berbagai macam perubahan.

Salah satu jenis kesenian yang selalu terjaga yakni Tari, dimana setiap tari tradisional selalu memiliki makna yang terkandung didalamnya, begitu juga dengan Makna Tari Piring asal Sumatera Barat yang akan saya jelaskan kali ini.

Bukan itu saja, disini saya juga akan menjelaskan tentang siapa pencipta sekaligus Fungsi tari piring itu sendiri. Namun sebelum lanjut, silakan disimak terlebih dahulu mengenai Sejarah Tari Piring ini.

Makna Tari Piring yang Melegenda

Menurut beberapa sumber yang beredar, asal mulanya pameran tari piring ini diadakan usai panen padi yang besar pada suatu daerah di Sumatera Barat.

Mereka meyakini bahwa hasil panen yang diraih merupakan berkat dari penguasa yang mereka sebut sebagai Dewi Padi.

Sehingga setelah masa panen selesai, masyarakat Minangkabau akan berbondong-bondong untuk melakukan perayaan, sebagai rasa terima kasih dan puja-puji mereka terhadap para Dewa.

Namun yang harus diingat adalah, budaya ini perlahan pudar saat Islam memasuki Sumatera Barat.

Lambat laun hingga kini, budaya tersebut telah dihapuskan. Meskipun Tari Piring tetap dilestarikan, namun fungsinya telah dialihkan.

Saat ini, Tari Piring menjadi salah satu tarian paling wajib dalam masyarakat Minang ketika menyelenggarakan event seperti pentas seni, perayaan lokal, hari-hari besar maupun momen penting bagi rakyat Sumatera Barat.

Sekarang, Makna Tari Piring memang telah dipatenkan hanya untuk sebagai hiburan dan pertunjukan bagi penonton yang hadir saja, tidak ada lagi makna dan maksud lain yang terselip didalamnya.

Yang tetap dipertahankan hanyalah jenis-jenis gerakan dalam tari itu sendiri, dimana ada berjumlah lebih 20 gerakan.

Uniknya, semua gerakan yang ada mendeskripsikan kehidupan dalam bertani, mulai dari penanaman benih hingga masa panen.

Fungsi Tari Piring

Selain sejarah dan makna yang berubah didalamnya, fungsi dari tari piring ini sendiri sejarinya juga ikut berubah.

Jika pada awalnya digunakan sebagai pujian terhadap para dewa, saat ini telah beralih menjadi tarian tradisional yang menghibur dan membuat senang penonton.

Jika anda adalah masyarakat asli Sumatera Barat, atau pernah mengunjungi Ranah Minang baik sekadar lewat, singgah atau berwisata.

Tari Piring bisa anda temukan di banyak tempat, mulai dari acara di sekolah, penyambutan tamu dan para pejabat, pesta pernikahan dan lain-lain.

Pencipta Tari Piring Sumatera Barat

Tidak ada tahun pasti kapan tarian ini diciptakan, namun yang sering disebut namanya adalah seorang seniman yang bernama Huriah Adam.

Beliau merupakan seniman yang banyak berdedikasi dan berpartisipasi dalam dunia seni, baik itu dalam menjaga, melestarikan hingga promosi.

Sebagai seorang seniman berdarah Minangkabau, beliau telah banyak berjasa dalam mempertahankan serta menyesuaikan budaya-budaya dalam seni gaya zaman dulu, menjadi seperti pada saat dia hidup di Sumbar.

Ini adalah cara yang bagus agar para genarasi tetap mengenal dan melestarikannya.

Namun dibalik segala gemelut dan kerja kerasnya, juga tersimpan sebuah ingatan yang pahit lagi mendalam, serta tertancap kuat di hari para pecinta seni, umumnya seluruh masyarakat Minangkabau dan Indonesia.

Pasalnya, beliau wafat dengan keadaan jasad yang tidak ditemukan, karena mengalami kecelakaan pesawat.

Kenyataan ini tentu menjadi pukulan telak, karena Indonesia telah kehilangan salah satu seniman sekaligus Pencipta Tari Piring Sumatera Barat ini.

Baca juga : 19 Tarian Tradisional asal Sumatera Barat Terpopuler

Nah, demikianlah informasi mengenai Makna Tari Piring, tokoh pencipta, fungsi serta beberapa perubahan yang terjadi para tari tradisional Sumatera Barat. Terima kasih.

Tinggalkan komentar