Makna Lagu Lir-Ilir | Sunan Kalijaga

Makna Lagu Lir-Ilir – Lagu berjudul Lir Ilir adalah Lagu Daerah Jawa Tengah yang sangat populer di Indonesia. Lagu berbahasa Jawa asli ini telah berusia tua, namun eksistensinya masih ada hingga detik ini. Pertanyaannya, apa Makna Lagu Lir ilir ini? Siapa penciptanya dan bagaimana pengaruhnya? Simak ulasan Senipedia ini sampai selesai.

Makna Lagu Lir-Ilir

Makna lagu Lir-Ilir
Historia.id

Lagu Lir-Ilir bercerita tentang ajakan dan anjuran kepada semua orang, untuk senantiasa bersemangat dan bergairah dalam menjalankan kehidupannya di dunia. Kita harus selalu sedia untuk bangun dari segala bentuk keterpurukan, rasa malas dan mengeluh. Kemudian menggantinya dengan jiwa penuh semangat yang menggebu-gebu.

Arti Lagu Lir Ilir dalam bahasa Indonesia ialah “Bangunlah”. Yang dimaksud ‘Bangun’ disini adalah semangat dan gairah kita sebagai manusia, untuk menjalankan segenap aktivitas dan kegiatan sehari-hari, dibarengi hati yang tulus karena Allah, tanpa ada paksaan sedikitpun dalam hati.

Pesan dalam Lagu Lir Ilir ini menurut saya sangatlah dalam, terlebih bagi kita yang lebih sering mengeluh daripada bersabar dan berusaha. Saya terkadang juga menjadikan lagu ini sebagai penyemangat dan pengingat diri, ketika rasa malas melanda diri. Semoga pembaca semua juga merasakan hal yang sama.

Pencipta Lagu Lir Ilir

Pencipta Lagu Lir-Ilir adalah Sunan Kalijaga, satu dari 9 wali / tokoh islam asal Indonesia yang dangat dihormati, bernama Walisongo. Nama lengkapnya ialah Raden Mas Said, lahir di Tuban pada 1450, dan wafat di Kadilangu tahun 1513, dalam usia 63 tahun.

Sunan Kalijaga adalah satu-satunya anggota Walisongo keturunan Jawa Asli. Selain sebagai tokoh agama Islam yang disegani, beliau juga seorang penyair. Setiap lagu yang diciptakannya, selalu diselipi makna, pesan dan filosopi yang dalam dan penuh nasihat.

Begitu pula dengan lagu yang satu ini, jadi wajar saja jika keberadaannya masih tetap dijaga, dilindungi dan dilestarikan, dengan cara mengikutsertakannya dalam berbagai hal, termasuk diterapkan dalam kehidupan keluarga dab bermasyarakat.

Lirik Lagu Lir-Ilir

Setelah mengetahui makna, pesan dan penciptanya di atas, sekarang silakan simak mengenai Lirik Lagu Lir-Ilir selengkapnya di bawah ini, disertai dengan terjemahan bahasa indonesia :

Lir-ilir,

lir-ilir,

Tandure wis sumilir,

Tak ijo royo-royo,

tak senggo temanten anyar…

Cah angon-cah angon,

penekno blimbing kuwi,

Lunyu-lunyu yo penekno,

kanggo mbasuh dodotiro…

Dodotiro-dodotiro,

kumitir bedhah ing pinggir,

Dondomono jlumatono,

kanggo sebo mengko sore…

Mumpung padhang rembulane,

mumpung jembar kalangane…

Yo surako,

surak iyo…

Terjemahan Lagu Lir-Ilir Bahasa Indonesia

Bangunlah,

bangunlah,

Tanaman sudah bersemi,

Demikian menghijau,

bagaikan pengantin baru…

Anak gembala, anak gembala,

panjatlah (pohon) belimbing itu,

Biar licin dan susah tetaplah kau panjat,

untuk membasuh pakaianmu…

Pakaianmu, pakaianmu,

terkoyak-koyak di bagian samping,

Jahitlah, benahilah,

untuk menghadap nanti sore…

Mumpung bulan bersinar,

terang,mumpung banyak waktu luang,

Ayo bersoraklah,

dengan sorakan iya…

Arti Lagu Lir-Ilir

Sebenarnya, keseluruhan lirik lagu di atas mengandung makna dan artinya masing-masing. Kita bisa melihat ada beberapa suku kata yang tidak mengherankan, seperti pengantin baru, anak gembala, belimbing dan mencuci pakaian. Ternyata, di balik kata-kata itu ada makna yang tersirat.

Bangunlah, yang dimaksud ialah tumbuhkan semangat dalam diri dalam melakukan apapun. Kemudian lihatlah tanaman yang sudah menghijau, yakni kita diberi harapan untuk menjemput kebahagiaan, sebahagia para pengantin baru ketika bersanding.

Kemudian anak gembala, yang dimaksud yakni orang yang mampu menjadi pembimbing dan pemimpin di masyarakat. Di lirik tersebut, si anak gembala disuruh memanjat belimbing. Kenapa belimbing? Karena buah ini terdapat 5 sisi, yang berarti Rukun Islam yang ada 5 perkara.

Buah belimbing itu digunakan untuk mencuci pakaian. Yang dimaksud pakaian di sini ialah hati dan jiwa kita. Jika 5 perkara rukun iman tadi diimplementasikan dalam hidup sehari-hari, maka kebahagiaan lahir dan batin akan didapat sampai akhir hayat.

Simak pula : Makna Lagu Bungong Jeumpa | Aceh

Selagi masih terang bulan, yaitu selama kita masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk merubah diri ke arah yang lebih baik lagi kedepannya. Dalam artian, kita masih diberi banyak waktu, maka jadilah orang yang bermanfaat untuk diri sendiri maupun orang lain.

Simak juga : Makna Lagu Yamko Rambe Yamko

Penutup Makna Lagu Lir-Ilir

Demikianlah, ulasan kali ini mengenai Makna Lagu Lir-Ilir yang diciptakan oleh Sunan Kalijaga, sekaligus menjadi salah satu Lagu Daerah Jawa Tengah terpopuler. Semoga setelah membaca ulasan di atas, kita bisa memetik hikmah dan mendapatkan pelajaran baru yang berharga. Terima kasih. Tonton videonya di Sini.