Lagu Daerah Sulawesi Utara

Lagu Daerah Sulawesi Utara – Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki Kekayaan Alam dan budaya yang besar. Sejak zaman dahulu, nenek moyang negara ini telah mengenal kesenian yang dijadikan budaya turun-temurun, salah satunya ialah Lagu Daerah.

Nah, pada kesempatan kali ini, Senipedia telah merangkum untuk kamu semua, ulasan mengenai Kumpulan Lagu Daerah Sulawesi Utara beserta Lirik dan makna lagunya. Semoga informasi mengenai Lagu Tradisional Indonesia di bawah ini bisa menambah wawasanmu.

Kumpulan Lagu Daerah Sulawesi Utara Terlengkap

Sulawesi Utara (Sulut) adalah sebuah provinsi yang terletak di paling ujung utara pulau Sulawesi, dan beribukotakan Manado. Lokasinya berbatasan langsung dengan provinsi Davao del Sur, Filipina, Laut Maluku dan Samudera Pasifik.

Provinsi Sulut memiliki luas sekitar 13.851,64 km², dengan jumlah populasi 2.4 juta jiwa (2018). Sulawesi Utara berisi 11 kabupaten, 171 Kecamatan dan 1838 kelurahan, dengan semua agama yang diakui terdapat didalamnya.

Untuk soal Suku bangsa, yang paling dominan ialah Minahasa, selebihnya diisi oleh suku Sangir, Mongondow, Gorontalo, Tionghoa dan lainnya. Sedangkan bahasa yang digunakan antara lain Bagasa Indonesia, Manado, Kaidipang dan lain-lain.

Keanekaragaman yang ada menciptakan banyak sekali kebudayaan yang berkembang, dari masa lampau hingga saat ini yang masih selalu dilestarikan, salah satunya ialah Lagu Adat Sulawesi Utara. Nah, di bawah ini adalah ulasan selengkapnya. Silakan disimak sampai selesai dan, Check out..

1. O Ina Ni Keke

Lagu daerah Sulawesi Utara
Lagu O Ina Ni Keke | Youtube.com

Lagu berjudul O Ina Ni Keke ini sejatinya terkenal hingga ke pelosok negeri, bukan hanya sebatas di Sulawesi Utara saja. Makna lagu ini bercerita tentang kasih sayang dan rasa cinta yang mendalam dari orangtua terhadap anaknya.

Namun sayang sekali, akibat rasa sayang yang besar dan terkesan berlebihan, akhirnya sang anak menganggapnya sebagai ungkapan rasa manja, yang akhirnya tidak ada timbal balik atau balas budi sedikitpun. Berikut, lirik lagunya :

O ina ni keke, mangewi sako,
Mangewang kiwenang, tumeles ba leko,
O ina ni keke, mangewi sako,
Mangewang kiwenang, tumeles ba leko…

We ane, we ane, we ane toyo,
Daimo siapa kota rema kiwe,
We ane, we ane, we ane toyo,
Daimo siapa kota rema kiwe…

2. Si Patokaan

Lagu Adat Sulawesi Utara berikutnya berjudul Di Patokaan. Masih bermakna sama dengan yang di atas, lagu ini bercwrita tentang ungkapan dan ekspresian rasa cinta serta kasih sayang seorang ibu kepada anaknya, yang sudah beranjak dewasa. Berikut, lirik lagunya :

Sayang sayang si patokaan,
Matego tego gorokan sayang,
Sayang sayang si patokaan,
Matego tego gorokan sayang…

Sako mangemo nan tanah jauh,
Mangemo melei leklako sayang,
Sako mangemo nan tanah jauh,
Mangemo melei leklako sayang…

3. Gadis Taruna

Bertemakan rindu dan asmara, Lagu Gadis Taruna asal Sulawesi Utara ini bercerita tentang rasa rindu yang mendalam dari seorang gadis di kampung halaman, yang menunggu kepulangan kekasihnya dari rantau.

Setiap hari, dia senantiasa menunggu kepulangan sang kekasih di tepi pantai, memandang ke tengah laut sembari bermenung sedih. Namun pada akhirnya, sebuah kapal terlihat dari kejauhan dan itu adalah kekasihnya, sehingga rindupun pudar. Berikut, lirik lagunya :

Duduk termenung sebatang kara,
Di pulau Sangihe gadis taruna,
Angina mendesir ombak menderu,
Si gadis teruna hatinya rindu…

Ke arah laut sambil memandang,
Bila kekasih kembali pulang,
Maka tiba-tiba datang dari jauh,
Perahu teruna hilanglah rindu…

4. Poco-Poco

Ketenaran Lagu Daerah asal Sulawesi Utara yang satu ini sudah tidak diragukan lagi, kita juga pasti sering mendengarkannya dalam berbagai acara / event, misalnya ketika senam, perayaan adat, hiburan dan sebagainya. Bahkan ada satu tarian yang khusus dengan lagu ini, yakni Goyang Poco-Poco.

Sesuai dengan hakikatnya, dalam barisan liriknya tergambar jelas bagi kita bahwa lagu ini mengajak untuk bergoyang, menggerakkan badan, melenggang dan berbahagia bersama-sama. Nah, berikut, lirik lagunya buat kamu :

Tipu walo ti? Opo malongo? Alo malongo alo,
Malenggang patah patah,
Ngana pe goyang pica pica,
Ngana pe body… poco poco…

Cuma ngana yang pika cinta,
Cuma ngana yang pika sayang,
Cuma ngana suka bikin pusing…

Ngana bilang pika na sayang,
Rasa hati ini malayang,
Jauh… kiga…kiga…

Biar pika ngana pe bayang,
Biarlah biking layang layang,
Cuma ngana yang pika sayang…

5. Esa Mokan

Lagu tradisional sulut
Lagu Esa Mokan | Youtube.com

Berikutnya berjudul Esa Mokan. Kembali pada asmara, lagu Esa Mokan bercerita tentang kecintaan seseorang terhadap kekasihnya, dan ia mengungkapkan harapan besarnya agar cintanya tidak diduakan sampai kapanpun. Berikut, lirik lagunya :

Esa mokan genangku wia niko,
Tea mo ma dua dua genang e karia,
Mengale ngale uman wia si Opo Wailan…

Pakatuan pakalawiden kita nu waya,
Mengale ngale uman wia si Opo Wailan,
Pakatuan pakalawiden kita nu waya…

6. Oh Minahasa Tempat Lahirku

Sesuai dengan judul lagunya, lagu ini bercerita tentang seseorang yang mengagumi dan mencintai kampung halamannya yakni, Minahasa. Dia mengekspresikan kecintaan tersebut melalui lagu ini. Berikut, liriknya :

Oh Minahasa tempat lahirku,
Sela rimae unateku,
Meilek ung kewangunan nu…

Ngaran nu kendis wia Nusantara,
Nuun Cingkeh Pala wo Kopra,
Mateles malolowa…

Danau Tondano depo wo numamu,
Terbur Lokon Soputan mawes ung wangunu…

Ohh.. Kinatouanku Minahasa,
Sawisa mendo endo le’os,
PaleA’osan nematuari…

7. Luri Wisako

Berikutnya berjudul Luri Wisako, lagu asal Sulawesi Utara yang bertemakan asmara. Lagu Luri Wisako bercerita tentang kecintaan dan rasa sayang seseorang terhadap orang lain yang sangat besar, ia begitu berharap untuk bisa mendapatkan dan hidup bersama. Berikut, lirik lagunya :

Luri wisako, Luri wo dime-dene,
Luri kayu jati, Luri rerendemen,
Dimangkoy urendem, rendemku wianiko,
Maan meninuma, tunduan unlenso…

Dimangkoy urendem, rendemku wianiko,
Maan meninuma, tunduan unlenso,
Lenso uman putih, taan sinujian,
Taa sinujian, ungarantadua…

8. Lautan Mabiru Biru

Lautan ma biru biru aduh sayang,
Dinaesang kumo kane,
Dinae sangkumokane adu sayang,
Ilele rendem ku niko…

Lautan ma biru biru,
Dinae sangkumokan lako ndoA’on,
Dinae sangku mokane adu sayang,
Ilele rendem ku niko…

9. Manesel

Manesel wo kumurape aduh sayang,
Tare manesel aduh sayang, kina jadi mo,
Menyesal sudah terjadi aduh sayang,
Biar menyesal aduh sayang takkan kembali…

Makagenang genang tuminggal si mama sayang,
Makagenang genang tuminggal si mama sayang,
Terlebih lebih tuminggal kemuda’an sayang,
Terlebih lebih tuminggal sekaria…

10. Ampuruk

Lagu Ampuruk bercerita tentang kerinduan seseorang terhadap kampung halaman yang sudah lama tidak ia jejaki. Dia membayangkan keindahan alam yang ada, serta berharap agar di sana selalu damai, bersatu dan saling menjaga. Berikut, lirik lagunya :

Ampuruk ing-kuntung karege-regesan,
Maka témbo-témbomei inataran,
Ka saleén kaaruyén o kalélon,
Tumémbo mei ingkayobaan…

Ca Mei mengaléi é karia é katuari,
Sé cita imbaya an doong ta iyasa,
Maesa é naté o mamemberenan,
eluren ingkayobaan iyasa (2x)…

Simak Juga : Lagu Daerah Gorontalo

11. Jam Pukul Lima

Jam pukul lima sera wanu ma bo,
Sera wanu ma bo tumutu lalan temberan,
Sera wanu ma bo tumutu lalan temberan,
Dai matateteran u cinta mina putuso…

Dai matateran u cinta mina putuso,
Dai kata e si ujang ujang kapiran,
Nisia e mama adu e lelewo,
Aduh e le lewo saduyan pelako…

Dai matateran u cinta mina putuso,
Dai kata e si ujang ujang kapiran,
Nisia e mama adu e lelewo,
Aduh e le lewo saduyan pelako…

Aduh e le lewo saduyan pelako,
Jam pukul lima…

12. Miara Si Suri

Berikutnya berjudul Miara Si Suri, lagu ini bercerita tentang nasihat kepada seorang pria yang sedang hendak mempersunting seorang gadis, agar ia bisa menjaga, melindungi dan merawatnya dengan baik sebagai seorang istri dalam keluarga. Berikut, lirik lagunya :

Sa koo miara si luri,
Piara nu sia, le’o-le’osen,
Le’o-le’osenu sia,
Wo sia lalei, lalei wia nikoo…

Sa sia lewo-lewo’en,
Si gampang uman, tumelew karia,
Ni’itumou mikir-mikirlah,
Sa nikoo miara si luri…

13. Wo Mangura Ngur

Wo mangura-ngura si kaleongku,
Wo mangesa-ngesa aku petana dou,
Wo mangesa-ngesa aku petana dou…

Si mamikir mikir lalan kelangan,
TaA’an kumuramo si kaleongku,
Wo aki pe lalan pakelakelangan…

14. Sayang Sayang Si Lili

Sayang sayang si lili ni mama na,
Kimuan minange dansot,
Minange ndeA’en cinta sayang…

MaleleA’mo aki tetei rakek,
wo dangkoyan lako ne karia,
Ngimau wo kenange mina kenengkeneng,
Umbuyang warat nipatenidang…

Lagu Tradisional Sulawesi Utara Lainnya

  • Saa’aku Ikagenang
  • Se Tedu Matuari
  • Miara Si Luri
  • Wo Mangura Ngur
  • Micoman
  • Niko Mokan
  • Leleng Ma Hupaima
  • Ketabo Ketabo
  • Cikala Le Pongpong
  • Opa Wana Natas
  • Genang / Unggenang
  • Ungkuanu Aku Rawoy

Penutup Lagu Daerah Sulawesi Utara

Demikianlah, ulasan singkat kali ini mengenai Kumpulan Lagu Daerah Sulawesi Utara beserta lirik dan maknanya. Semoga ulasan di atas bisa bermanfaat dan menambah wawasan kamu semua. Terima kasih. (Ref).

Tinggalkan komentar