Lagu Daerah Sulawesi Tengah

Lagu Daerah Sulawesi Tengah – Lagu Tradisional di Indonesia jumlahnya sangat banyak dan beragam, mulai dari segi bahasa, pembawaan hingga makna yang terkandung didalamnya. Setiap provinsi memilikinya dan masih ada hingga sekarang.

Meski sudah ada yang berusia hingga ratusan tahun, namun berkat kemampuan dan kecintaan masyarakatnya dalam melestarikan serta menjaganya, eksistensi lagu-lagu tersebut masih ada, termasuklah beberapa Lagu Daerah asal Sulawesi Tengah di bawah ini.

Kumpulan Lagu Daerah Sulawesi Tengah Terlengkap

Sulawesi Tengah (Sulteng) adalah sebuah provinsi yang terletak di bagian tengah pulau Sulawesi, dan beribukota Palu. Provinsi ini memiliki luas sekitar 61.841,29 km², dengan jumlah populasi sekitar 3.2 juta jiwa (Wikipedia, 2015).

Provinsi ini terdiri dari 13 kabupaten, 147 kecamatan dan 170 kelurahan. Diisi oleh berbagai suku bangsa diantaranya Kaili, Bare’e, Pamona, Banggai, Saluan, Buol, Mori dan lainnya. Untuk kepercayaan, semua agama yang diakui di Indonesia ada di provinsi ini.

Tidak ketinggalan mengenai Budaya, Provinsi Sulawesi Tengah menjadi salah satu pusat kebudayaan sejarah di Bagian Timur Indonesia, tidak terkecuali mengenai Lagu Daerah Sulteng yang melegenda dan tersohor.

Sebut saja seperti Tondok Kadidianku, Tananggu Kaili, Palu Ngataku dan masih banyak lagi. Nah, di artikel ini, Senipedia telah merangkum secara lengkap mengenai Lagu Daerah Sulawesi Tengah beserta Lirik dan makna lagunya. Silakan simak ulasan di bawah ini selengkapnya. Check this out..

1. Tondok Kadidianku

Lagu daerah Sulawesi tengah
Youtube.com

Lagu yang berasal dari Sulawesi Tengah pertama berjudul Tondok Kadidianku. Lagu ini bercerita tentang kekayaan peninggalan budaya yang sampai kini masih dilestarikan, dan sering diaplikasikan dalam berbagai acara di daerah tersebut.

Dalam barisan liriknya, juga menceritakan keindahan alam yang ada di tanah Toraja. Meskipun sudah berusia tua dan kian sepi peminat, namun masyarakat setempat selalu mengupayakan sebaik mungkin untuk melindunginya. Berikut, lirik lagunya :

Tondok Toraya,
Iamo tondok mala’bi,
Melo tampana maballo garagana,
Natikui buntu sia narande Lombok,
Tondok manaman tae’ tongan susinna…

Tondok soraya,
Tondok kadadianku,
Iamo tondo kunii ditibussanan,
Tondok nanai torro indo’Ambe’ku,
Sisola mintu’ siulu’ sia sangbara’ku…

Moi angku male lako pandangna tau,
Inang la tongtong laku pa lan penangku,
Moi bulawan dio pandangna tau,
Inang tang pada Tondok kadadianta…

2. Tananggu Kaili

Lagu tradisional Sulawesi Tengah selanjutnya berjudul Tananggu Kaili. Kaili merupakan nama dari salah satu wilayah yang besar, meliputi Palu, Donggala, dan Sigi. Lagu ini diciptakan oleh Hasan Bahasyuan, mendeskripsikan tentang tanah Kaili. Berikut, lirik lagunya :

Tananggu Kaili Tananggu Potove,
Katuvuku sampe nabose,
Peari ino nte papa ante salara…

Tananggu Kaili Tananggu Potove,
Ira nggaluku nonggave-nggave,
Balumba no ende ende…

3. Palu Ngataku

Lagu adat sulteng
Youtube.com

Berikutnya berjudul Palu Ngataku. Lagu ini bercerita tentang keindahan kota Palu dalam segala hal. Bagi orang yang lahir di Palu namun kemudian merantau, lagu ini akan dijadikan perwakilan akan kerinduan mereka terhadap tanah kelahiran. Berikut, lirik lagunya :

Palu ngataku, ponturo ntupuku,
Sampe nomakumpu,
Ponturo ntuamaku,
Ante tinaku,
Ante sararaku…

Dako ringgauluna Nato lelemo sangana,
Nadea haselena,
Nagataku nasugi, Ngataku nagaya,
Karona ritatangana…

Ane rireme nuvula,
Ritalinti bonaroa,
Najadi niposintomuka,
Rana nte kabilasa…

Rikmatayona, Nte rikasoloana,
Naroso kasintuvuna,
Mau yaku ringatan ntona, Ngatan ntona naroa,
Palu kana ko tora tora…

Mau yaku ringatan ntona,
Ngatan ntona naroa,
Palu kana ko tora tora…

4. Tope Gugu

Lagu adat Sulawesi Tengah selanjutnya berjudul Tope Gugu. Lagu ini menceritakan tentang perjuangan dan pengorbanan para pejuang kemerdekaan di masa lalu. Selain itu, juga difungsikan sebagai lagu renungan yang membuat haru. Berikut, lirik lagunya :

Tope tope gugu,
Lagaligo hointado,
Hoinalenga pompiri,
Pompiri…

Ane manutina nitu,
Tunu bokukande atena,
Atena jokulau ampena…

Ampena kupakei kupatente lau,
Lau ambe jara nipakei tina ala,
Ala makancara riasenaiopa,
Topamalajong malajong pulo mada…

Mada padongkonailawe,
Mada padongkonailawe…

5. Posisiani

Lagu ini merupakan musik pengiring dalam Tari Dero asal Sulawesi Tengah. Makna tarian ini ialah menjalin silaturahmi yang dimulai saling berkenalan antar penari. Lagunini juga berkategori sebagai tari muda-mudi.

Pola Lantai Tari Dero ialah pola melongkar, dimainkan oleh sekelompok orang yang saling berpegangan tangan dan membentuk lingkaran. Kemudian para penari akan melangkahkan kaki ke kanan dan kekiri mengikuti irama lagu yang bertempo cepat. Berikut, lirik lagunya :

Ekamai-mai puramo kita Moende endemo,
Moendeka posisani ala kita mosisani,
Ee Rand ante Kabilasa totuatu ante ngana,
Moende nte dambalara ala malindo lara…

Moendeka Posisani ala kita mosisani,
Racoba mo nte sanggani pasti marua nggani,
Moendeka Posisani ala kita mosisani,
Racoba mo nte sanggani pasti marua nggani…

6. Rano Poso

Teto’omo rilipu doro,
Kadolidinya rano poso,
Maramba kojo nasindi ando,
Mampalindo raya mawo…

Ungka ma’i lipu doro,
Tau sondo mangaajo,
Napowawo natanondo,
Polimbayo ue ndano…

Siko ntano rono poso,
Napowawo tau sondo,
Gajo gajo duangan lako,
Mangantonda balumba ndopo…

Siko ntano rano poso,
Napowani tau sondo,
Gajo gajo duanya lako,
Mau lo’u reme dasoyo…

Baca juga : Lagu Daerah Sulawesi Selatan

7. Banggai Tano Monondok

 Banggai Tano Monondok,
Tinanggu Tukon Tamanggu Nandongan,
Doi Loluk Polong Nia…

Totoimo Kona Alam Namonondokan,
Totoimo Kona Alam Namonondokan,
May nda pomenggon noanggita,
Kenendeke konda lipu nia…

8. Wita Mori

Wita Mori Wita Hinaaku,
wita kinekewoiku,
ndepo’iangado pe’etuku,
saru mia mota’uku…

itu’aimo Pentadeaku,
mekariao needo,
kaku kongkompiha metenunu,
ka melangkaio…

Tompada mambe’o’orimani,
ansusa manangaia,
tomengkorahakono witato,
saru pepe’etuato…

tompedandi te’asa aroa,
tuwumate memoroko,
merumpiakono wita mori,
sintuwu moroso…

Tompada Momentuwu Melai,
Saru Wita Kapalili,
ondae i ue kongkomito,
ia posintuwuato…

kai kanamo keuno apali,
motungko tebangkuano,
kai kanatuumo sintuwuto,
Wita INDONESIA…

Simak Pula : Lagu Daerah Sulawesi Tenggara

Penutup Lagu Daerah Sulawesi Tengah

Demikianlah, ulasan singkat kali ini mengenai Kumpulan Lagu Daerah Sulawesi Tengah beserta lirik dan maknanya. Semoga dengan adanya ulasan Lagu Tradisional Indonesia di atas, bisa menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kamu. Terima kasih. (Ref).

Tinggalkan komentar