Contoh Gurindam

Contoh Gurindam – Hai pembaca Senipedia, kembali lagi bersama Admin di sini. Pada kesempatan kali ini, saya telah merangkum materi mengenai Gurindam secara lengkap, mulai dari pengertian, ciri-ciri jenis hingga Contoh Gurindam Pendidikan, Agama, cinta dan tema lainnya.

Sebelumnya, saya juga telah menerbitkan materi mengenai Contoh Gurindam, namun saya bagi ke dalam beberapa artikel untuk tiap jenis. Kamu bisa membacanya pada bahasan sebelum ini. Nah, artikel ini ialah sajian lengkap dan gabungan dari semua yang telah saya terbitkan.

Pengertian Gurindam

Sejatinya, materi pembelajaran mengenai Gurindam telah kita dapat di masa Sekolah Dasar dulu, masuk dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia atau Pendidikan Kesenian. Namun meskipun begitu, wajar saja jika saat ini kita sudah lupa, mengingat waktu yang sudah berjalan lama.

Menurut Wikipedia, definisi Gurindam adalah jenis Puisi Melayu Kuno, yang terdiri dari 2 bait, di mana tiap-tiap baitnya berisi 2 baris kalimat yang bersahak a-a-a-a atau b-b-b-b. Di Indonesia, Gurindam berasal dari orang Hindu, yang akhirnya dimasukkan dalam sastra Hindu.

Pada awalnya, Gurindam disebut dengan nama “Kirindam”, yang diambil dari bahasa India, dengan arti “perumpamaan / mula-mula amsal”. Baris pertama dalam Gurindam berisi masalah atau sebab, sedangkan baris kedua diisi jawaban atau akibat.

Keberadaan Gurindam di Indonesia sejatinya telah ada sejak pertengahan abad ke-18. Seorang raja muda di Riau bernama Raja Ali Haji (1844-1857), menjadi pengarang gurindam yang sangat terkenal, melalui ciptaannya berjudul “Gurindam Dua Belas”.

Ciri-Ciri Gurindam

Sebelum masuk pada bahasan ini yakni mengenai Contoh Gurindam, baiknya ketahui dulu beberapa ciri-cirinya. Tak ubahnya seperti Jenis Karya Sastra lain pada umumnya, Karakteristik Gurindam juga dibagi menajdi beberapa macam, diantaranya adalah :

  • Tiap baris dalam tiap bait, mengandung sajak a-a-a-a atau b-b-b-b
  • Hanya terdiri dari 2 baris, tidak kurang dan tidak pula lebih
  • Jumlah kata perbaris hanya sekitar 10 kata saja
  • Gurindam identik dengan nasehat dalam tiap tema nya, baik tentang pendidikan, agama, cinta dan lainnya
  • Baris 1 dan 2 berisi sebab dan akibat
  • Baris 1 disebut masalah pembicaraan, baris 2 berupa isi.

Jenis Gurindam

Contoh Gurindam yang selama ini pernah kita baca, ternyata dibagi menjadi 2 macam, yakni Gurindam Berangkai dan berkait. Berikut penjelasan beserta contohnya :

  • Gurindam Berangkai : adalah jenis Gurindam yang memiliki suku kata sama pada tiap awal barisnya, baik baris pertama maupun kedua. Contoh :

Lakukan apa yang menurutmu bagus,
Lamukan dengan cara yang lurus.

Hidup di dunia hanya sekali,
Hidup jadi manusia penuh arti.

  • Gurindam Berkait : Yakni bentuk gurindam yang memiliki kaitan antara baris satu dan dua. Jenis ini sama halnya dengan contoh yang banyak kita temukan, atau paling banyak digunakan orang. Contoh :

Rajinlah kamu melaksanakan shalat,
Agar selamat dunia akhirat.

Tuntutlah ilmu di waktu muda,
Untuk bekal di hari tua.

Contoh Gurindam

Nah, setelah mengetahui pengertian, ciri-ciri dan jenisnya di atas, sekarang kita masuk ke pembahasan inti, yakni mengenai contoh Gurindam pendidikan, agama, cinta, lucu dan tema lainnya.

Contoh Gurindam Pendidikan

Pendidikan adalah salah satu elemen penting dalam kehidupan manusia. Dunia semakin hari semakin maju ialah akibat dari tingkat pendidikan tiap-tiap orang, yang semakin kedepan dan modern. Untuk itu, perlu adanya penyemangat dan motivasi tiap saat agar manusia bisa menghargai pendidikan. Berikut, beberapa Contoh Gurindam tentang Pendidikan untuk kamu :

Barang siapa semangat belajar,
Tentu hidup akan di jalan yang benar.

Tuntutlah ilmu sepanjang masa,
Meski sampai ke negeri Cina.

Jangan malas membaca buku,
Karena buku gudangnya ilmu.

Belajar adalah wajib hukumnya,
Agar jadi manusia yang lebig berguna.

Kalau kita malas belajar,
Kelak masa depan akan hambar.

Kalau kita tak mau di didik,
Maka akan susah jadi cerdik.

Tuntutlah ilmu sampai nanti,
Agar hidup semakin berarti.

Tuntutlah ilmu dunia dan akhirat,
Untuk bekal setelah kiamat.

Malas belajar tidaklah baik,
Tanda kita susah di didik.

Banyak sedikit ilmu didapatkan,
Jangan lupa untuk diamalkan.

Jangan mendidik dengan kasar,
Nanti murid malas belajar.

Menuntut ilmu wajib hukumnya,
Dalam pendidikan maupun agama.

Jika belajar dengan sungguh-sungguh,
Maka masa depan akan direngkuh.

Banyak ilmu janganlah angkuh,
Nanti kamu bisa terjatuh.

Jangan putus asa dalam belajar,
Jadilah murid yang penyabar.

Belajar yang rajin selagi sehat,
Agar menjadi orang yang hebat.

Belajar rajin saat bahan kuat,
Kalau sakit tak dapat berbuat.

Mari semangat datang ke sekolah,
Dengan perasaan penuh gairah.

Barang siapa bersungguh-sungguh,
Pasti mendapat nilai sepuluh.

Ilmu yang banyak akan percuma,
Jika tidak pernah diamalkannya.

Ilmu akan lebih bermanfaat,
Jika dipraktekkan dengan semangat.

Jadilah manusia yang berarti,
Dengan belajar setiap hari.

Belajar serius setiap pagi,
Untuk menjadi makhluk berbudi.

Membawa buku di dalam tas,
Selalu hadir di dalam kelas.

Hidup ini hanya sementara,
Tuntutlah ilmu dengan bijaksana.

Contoh Gurindam Agama

Mayoritas manusia di bumi ini pasti memiliki kepercayaan, yang menjadi pedoman dan pengarah ia dalam menjalani hidup, misalnya agama Islam. Tentunya, apa yang tertera dalam agama tersebut, baik aturan, norma dan nilai, pasti diterapkan dalam kehidupannya. Berikut, beberapa Contoh Gurindam tentang Agama di bawah ini :

Barang siapa gemar bersedekah,
Pastilah rezekinya penuh berkah.

Barang siapa shalat tepat waktu,
Hatinya pasti bahagia selalu.

Barang siapa menghormati orang tua,
Hidup damai dan sejahtera.

Barang siapa menyayangi yang muda,
Pasti dirinya dihormati pula

Barang siapa rajin baca Al-Qur’an,
Hidupnya pasti diberkahi Tuhan.

Jangan langgar perintah dari-Nya,
Agar hidupmu selamat sentosa.

Rajin-rajinlah mengerjakan Sholat,
Agar selamat dunia dan akhirat.

Cintai sesuatu karena Allah,
Pasti hasilnya akan jadi berkah.

Barang siapa rajin bekerja,
Maka diampuni dosa-dosanya.

Jangan lupa membayar zakat,
Untuk bekal di akhirat.

Jangan sungkan belajar agama,
Agama adalah pelita jiwa.

Sering-seringlah mengucap istighfar,
Agar terhindar dari sikaaan Padang Mahsyar.

Laksanakan setiap perintah Tuhan,
Untuk mendapat segala keringanan.

Jangan kamu melakukan musrik,
Jika tak ingin hidup yang rumit.

Hormatilah kedua ibu dan bapak,
Untuk penyelamat di hari kelak.

Jangan pernah jauhi Tuhan,
Jika ingin mendapatkan kebahagiaan.

Barang siapa mentaati Allah,
Pasti hidupnya akan berkah.

Barang siapa berkata jujur,
Pasti usahanya takkan tungkur.

Barang siapa berlaku adil,
Didepan siapapun akan terampil.

Barang siapa menjaga amanah,
Pastilah rezekinya akan berkah.

Jangan suka berkata dusta,
Karena Allah dan manusia tidak suka.

Jangan malu berjalan ke masjid,
Karena pahalanya menembus langit.

Jangan lupa do’akan orangtua,
Karena itulah pintu hidup bahagia.

Jangan suka membentak orangtua,
Nanti hidupmu jadi sengsara.

Jangan pernah melakukan penipuan,
Karena itu sangat disukai setan.

Contoh Gurindam Cinta

Ibarat kata pepatah, “hidup tanpa cinta, bagai taman tak berbunga”. Begitulah adanya, tanpa kehadiran cinta dalam hidup, maka akan terasa hampa. Nah, ketika cinta hadir, maka jagalah ia dengan baik. Berikut, beberapa contoh Gurindam Tentang Cinta untuk kamu :

Membina cinta berlapang dada,
Pastilah bertemu dengan bahagia.

Cintai seseorang dengan tulus,
Berpikir positif itu harus.

Tak ada manusia yang sempurna,
Namun hampir sempurna karena cinta.

Ketulusan cinta hantarkan kebahagiaan,
Yang akan didapat setiap insan.

Jangan jadikan cinta pelepas nafsu,
Pasti akan menyakiti kalbu.

Jika ingin asmara bahagia,
Hilangkan egois di dalam dada.

Cintanya ibu sepanjang zaman
Cinta anak sepanjang penggalan

Kadang cinta memang buta,
Tidak memang siapa insannya.

Percuma saja punya cinta,
Kalau itu cuma pura-pura.

Cinta ayah tempat berteduh,
Menjadi petunjuk menjadi penyuluh.

Jangan mencintai karena harta,
Cintai tulus terlihat dari matanya.

Jangan mencintai karena uang,
Pasti kebahagiaan akan melayang.

Jangan mencintai hanya karena tampang,
Pasti kisah indah takkan panjang.

Jangan mencinta karena jabatan,
Jabatan hilang ditelan zaman.

Jangan mencinta karena pangkat,
Karena tak di bawa sampai akhirat.

Kalau ingin menemukan cinta sejati,
Jangan lupa selalu perbaiki diri.

Yang baik untuk yang baik,
Maka jadikan dirimu yang terbaik.

Barang siapa menghargai cinta,
Kelak hidup akan penuh warna.

Barang siapa bisa menghargai wanita,
Maka surga lebih dekat padanya.

Kalau ingin kebahagiaan sepenuhnya,
Segera perbaiki akhlak dan tata Krama.

Jangan sungkan menyatakan cinta,
Agar kebahagiaan segera tiba.

Barang siapa mempermainkan hati,
Karma akan menimpanya nanti.

Barang siapa memainkan wanita,
Kelak sengsara datang padanya.

Jika ingin cinta yang setia,
Jadikan dirimu penuh guna.

Cinta orangtua tiada akhir,
Bagaikan air yang mengalir.

Contoh Gurindam Nasehat

Pada hakikatnya, gurindam memang identik dengan nasehat-nasehat untuk kehidupan, baik nasehat untuk menuntut ilmu, mendekatkan diri kepada Tuhan dan tema lainnya. Nah, di bawah ini adalah beberapa contoh Gurindam tentang Nasehat untuk kamu semua :

Janganlah engkau berputus asa,
Nanti Allah bisa murka.

Barang siapa rajin berusaha,
Pasti hidupnya akan jaya.

Barang siapa membentak orangtua,
Hidupnya pasti takkan bahagia.

Barang siapa ikhlas bersahabat,
Pasti persahabatan terjalin hebat.

Barang siapa berpegang kepada Al-Qur’an,
Pasti jiwa tenang tiada keresahan.

Menjadi murid haruslah semangat,
Kalau sekolah janganlah telat.

Barang siapa mencari ilmu,
Maka carilah ke para guru.

Jika anak tidak punya teladan,
Maka nanti beliau ‘kan kelimpungan.

Hidup akan jadi tidak keruan,
Jika tidak punya ilmu pedoman.

Belajarlah dengan tulus ikhlas,
Nanti Tuhan akan memberi balas.

Barang siapa menjalin muafakat,
Pasti hidup menjadi berkat.

Barang siapa menjalin cinta,
Jauhkan diri daripada nafsu buana.

Barang siapa menuntut ilmu,
Tiada manusia yang akan menipu.

Barang siapa putus asa,
Pasti Allah akan murka.

Barang siapa kuat berusaha,
Pasti kejayaan muncul bersama.

Untuk ulasan selengkapnya mengenai Contoh Gurindam, silakan Klik Disini.

Penutup

Demikianlah, ulasan kali ini mengenai Pengertian Gurindam, ciri-ciri, jenis dan Contoh Gurindam Pendidikan, cinta, nasehat, agama dan lain-lain. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terima kasih. (Ref).

Tinggalkan komentar